
Bandar Lampung (SL)-Puluhan pasien yang antri berobat untuk minta rujukan umum, BPJS, dan ada calon jemaah haji 2019 yang kecewa dengan pelayanan prakter dr PAD Dilangga Sp.P spesialis paru, praktek Poliklinik Paru di Rumah Sakit Graha Husada. Pasalnya, mereka sudah antri berjam-jam sejak dua hari lalu, namun dokter tidak menemui pasien.

Syahroni, warga Kedaton, mengatakan dia adalah salah satu calon jamaah haji 2019, yang diminta untuk memenuhi rujukan kesehatan. Dari Puskesmas khusus Calon Jamaah Haji dirujuk untuk konsultasi ke RS Graha Husada. Dia juga bersama pasien lainnya antri sejak pukul 20.00, pada Selasa (26/2) hingga pukul 00.00. “Tunggu sampe jam 00, Saya bersama hampir 40an orang antri. Mereka ada yang tua tua, ini gimana pelayanananya,” kata Roni.
Sekitar pukul 00.00 itu, tiba tiba keluar petugas pria, yang menyatakan Dokter tidak bisa hadir, karena tidak kebagian pesawat dari Jambi. “Kenapa tidak dari awal dibilang jadwalnya yang tepat. Atau pura pura saja mba itu,” katanya.
Lalu, Rabu (27/2), kata Roni, dirinya bersama puluhan warga kemarin, ditambahan antrian hari ini kembali datang. Dan belum juga dilayanani. “Hari ini kami antri lagi. Hingga pukul 22.00, Saya tanya petugas katanya hp dokter malah tidak aktif. Saya memilih pergi, ambil beras, kami kesal dan dipermainkan begini,” katanya.
Saat sinarlampung.com, bertanya ke petugas medis, diruang praktek dokter menyebutkan dokter sedang tidak ditempat. Sementara pihak Humas Graha Husada saat dihubungi sedang tidak ditempat. (red)