
Pringsewu (SL )-Viral beredarnya video ASN berpakaian Dinas Dinas Pemberdaya Perempuan dan KB, Kabupaten Pringsewu bermesraan dengan pasangan remaja di dalam mobil pribadinya. Aksi mesra keduanya terekam kamera yang di upload live ke akun tiktok durasi 15 detik, dikahirnya dengan kecupan. Rekaman itu sepertinya memang sengaja diunggah pasangan wanitanya, dan ramai sejak beberapa hari lalu, Senin (24/2).
Dalam vidio itu oknum ASN memakai seragam baju lengkap Dinas ASN, sementara pasangannya menggunakan baju kaos hitam, terliha begitu mesra, bak pasangan suami istri. Sang wanita asyik bernyanyi mengikuti irama lagi diiringi musik, bersandar memanja. Bahkan Video ini sendiri sudah diunggah di situs Youtube dan viral, sehingga memantik reaksi keras dari masyarakat Pringsewu.
Kepala Dinas Pemberdaya Perempuan & KB, Hi Nazri SH, ketika di konfirmasi via telpon Senin(25/02/19), membenarkan bahwa ASN tersebut inisial SP, merupakan anak buahnya, Pihaknya berjanji akan memanggil oknum ASN tersebut, untuk klarifikasi sekaligus membinanya, “Karena oknum ini telah mencoreng ASN kabupaten Pringsewu khususnya dinas Dinas Pemberdaya Perempuan & KB,” tegas Nazri.
Lanjutnya selaku kepala dinas pihaknya tak mau diam, bahkan akan menyerahkan sepenuhnya kepada Inspektorat Kabupaten Pringsewu untuk di proses sesuai PP 53 dan peraturan pemerintah daerah. “Supaya tidak di ulang lagi dan di jadikan contoh bagi ASN lainnya,’ ucap Nazri.
Sementara Irban II Inspektorat kabupaten Pringsewu Jatiwan mewakili Inspektur Dr Endang Budiarti diruang kerjanya Senin (25/02/19) mengatakan Pihaknya sudah mengetahui dari YouTube bahkan sudah viral, “Akan tetapi kita akan klarifikasi dulu dengan yang bersangkutan persoalan viralnya Vidio ini,” katanya.
Sebab dari dinas sendiri belum menyerahkan atau melaporkan persoalan tersebut ke inspektorat, “Mungkin masih di lakukan pembinaan oleh pihak dinas,” papar mantan sekretaris dinas pertanian ini.
Hingga berita ini di turunkan, SP pemeran dalam vidio yang viral di media sosial ini belum bisa dihubungi. Dan sudah beberapa hari belum masuk kerja. (Wagiman).