
Bandarlampung (SL) – Artis penyanyi dangdut, Shinta Yulia Sari alias Shinta Baby, mendatangi SPK Polresta Bandar Lampung, mengantarkan sohibnya Sendina Refli melaporkan petugas yang diduga karyawan PT BFI Finance Cabang Bandar Lampung.
Pasalnya, mereka tidak terima mobil milik Sendina, ditarik paksa deokolektor perusahaan pembiayaan tersebut pada Kamis (5/4) lalu. Penarikan dilakukan dengan cara merampas di pinggir jalan, bahkan barang barang yang ada dalam mobil hilang.
Mobil Toyota Yaris warna merah bernomor polisi B-1922-UVO miliknya harus dikandangkan leasing dengan alasan telah menunggak angsuran selama dua bulan.
Penyanyi dangdut dan model itu semakin kesal karena terdapat barang miliknya yang masih di dalam mobil itu hilang usai kendaraan dibawa. Atas kejadian itu, Shinta dan Sendina imeminta pertanggung jawaban PT BFI Finance atas kehilangan barang, seperti pompa ban mobil miliknya yang hilang.
Mereka sempat mendatangi kantor perusahaan pembiayaan yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kotabaru, Bandar Lampung, Selasa (17/4/2018) untuk mempertanyakan penarikan mobil dan kehilangan barang tersebut, namun belum mendapat tanggapan.
Penyanyi dangdut dan model ibukota asal Lampung, Shinta Yulia Sari alias Shinta Baby menceritakan kronologis mobil Toyota Yaris warna merah milik kerabatnya, Sendina Refli yang ditarik petugas kolektor leasing.
Menurutnya, saudaranya itu hendak mengantarkan anak ke dokter dengan melintasi Jalan Pagar Alam, Gang PU, Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (5/4/2018) sore. Ditengah perjalanan, Sendina diberhentikan 15 pria yang tidak dikenal. Saudaranya diperintahkan untuk keluar dari mobilnya.
“Orang-orang itu mengaku anggota polisi dan menuduh kendaraan itu adalah mobil curian. Saudara saya tidak memberikannya dan sempat melawan, karena memang mobil itu resmi dan surat-suratnya pun lengkap. Tapi pria itu mendorong-dorong, didorong-dorong, dan berbicara kasar,” kata Baby kepada wartawan, dilangsir lampoat.co, Rabu (18/4/2018).
Usai terjadi sedikit pertikaian, pria itu pun mengaku jika menjalan tugas untuk menarik mobil yang menunggak angsuran itu guna dibawa ke kantor BFI.
Namun, saat dicek isi mobil itu terdapat barang milik Shinta yang hilang, yaitu pompa ban mobil sport. “Barang-barang yang lain ada, tetapi pompa ban mobil sportnya hilang,” ujarnya. (lp/nt/*)