
Pesisir Barat (SL) – Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal, meninjau langsung persiapan pelaksanaan Krui Pro 2018 Word Surfing League (WSL) Men’s QS1500 Woman QS1000 di Pekon Tanjungsetia Kecamatan Pesisir Selatan dan pameran Krui Fair 2018 di Pantai Labuhanjukung, Kamis (12/4).
Pihaknya merasa cukup kecewa dengan hasil persiapan terkini, khususnya untuk pelaksanaan Krui Pro 2018 Word Surfing League (WSL) yang jadwalnya akan dibuka, Sabtu (14/4) akhir pekan ini.
Bagaimana tidak, dilapangan Bupati menemukan persiapan yang terbilang masih minim, dengan beberapa unit tarup sederhana yang sudah didirikan, sementara waktu pelaksanaan Krui Pro 2018 WSL hanya tinggal beberapa hari lagi.
Tidak hanya itu, Bupati juga menemukan adanya bangunan milik Pemkab Pesibar yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk tempat peristirahatan para pewarta selama menjalankan tugas peliputan kegiatan tersebut. “Seharusnya bangunan ini bisa digunakan untuk tempat istirahat rekan wartawan atau untuk kegunaan lainnya. Kalau seperti ini sudah bangunannya asal jadi, ditambah dengan terbengkalainya bangunan ini,” tegasnya.
Terhadap perwakilan Asian Surfing Champion (ASC) sebagai pelaksana kegiatan, Bupati meminta agar segera menyelesaikan segala bentuk persiapan yang dibutuhkan. “Jangan hanya sekedarnya saja, semua harus matang,” pintanya.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, daftar peserta yang sudah mendaftarkan diri dalam kegiatan Krui Pro 2018 WSL Men’s QS1500 dan Woman QS1000, sudah mencapai 78 orang peserta laki-laki dan 29 perempuan berasal 17 negara.
Ungkapan senada juga disampaikan Bupati dilokasi persiapan Krui Fair 2018, bahwa panitia pelaksana agar segera diselesaikan dengan matang. “Kalau dikerjakan dengan maksimal, mudah-mudahan pelaksanaan Krui Fair tahun ini bisa maksimal,” tandasnya. (Eva)