
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Gerakan Pramuka Lampung mendorong Pramuka Penegak memanfaatkan teknologi komunikasi dan internet untuk memperluas wawasan serta membangun persahabatan lintas wilayah dan negara.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutan tertulisnya pada pembukaan Jamboree on the Air dan Jamboree on the Internet (JOTA-JOTI) Camp 2026, Jumat (16/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kwarda Lampung itu dibuka oleh Ketua Harian Kwarda Lampung, Riski Sofyan, yang mewakili Jihan Nurlela.
JOTA-JOTI Camp merupakan kegiatan perkemahan yang mempertemukan Pramuka melalui komunikasi radio amatir dan jaringan internet. Kegiatan ini menjadi ruang bagi Pramuka Penegak untuk belajar teknologi komunikasi sekaligus menjalin persahabatan dengan sesama anggota Pramuka.
Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan bahwa JOTA-JOTI bukan sekadar ajang berkomunikasi, tetapi juga sarana pembelajaran untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan mempererat persaudaraan Pramuka.
Peserta diharapkan dapat meningkatkan literasi digital, mengasah keterampilan komunikasi, serta mengenal pemanfaatan teknologi radio dan internet secara lebih luas.
Namun, penguasaan teknologi juga harus diiringi sikap bijak dan bertanggung jawab. Peserta diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi etika serta mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam berkomunikasi di ruang digital.
Melalui JOTA-JOTI Camp 2026, Kwarda Lampung berharap lahir Pramuka yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat persaudaraan dan pengabdian.
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Bidang V Kwarda Lampung, Rusdi Umar; Sekretaris Kwarda Lampung, Mubasit; Ketua ORARI Daerah Lampung; Kepala Balai Monitoring Frekuensi; sejumlah Andalan Daerah; serta pengurus Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung. (*)