
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Acara perkenalan kepala sekolah baru SMAN 1 Natar, Edi Pristiyono, pada Jumat (18/7/2026) menuai protes dari sejumlah guru dan staf.
Mereka kecewa karena kegiatan yang semula diharapkan menjadi momen perkenalan antara kepala sekolah baru dengan keluarga besar SMAN 1 Natar justru dinilai lebih banyak diisi acara perpisahan dan jamuan bersama rombongan dari sekolah asal Edi, SMAN 2 Bandar Lampung.
Sejumlah guru menyayangkan kondisi tersebut. Menurut mereka, hari pertama kepala sekolah seharusnya menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan mengenal jajaran guru serta tenaga kependidikan yang akan dipimpinnya.
“Kami keluarga besar SMAN 1 Natar sangat kecewa. Acara yang seharusnya menjadi momen perkenalan dengan kami justru dimanfaatkan untuk perpisahan dan makan-makan bersama jajaran SMAN 2 Bandar Lampung,” ujar salah seorang guru.
Kekecewaan semakin terasa karena sejumlah guru SMAN 1 Natar disebut hanya menyaksikan kegiatan dari luar ruangan melalui layar monitor.
Padahal, menurut informasi yang disampaikan guru, biaya penyelenggaraan acara tersebut ditanggung oleh pihak SMAN 1 Natar.
Dalam sambutannya, Edi juga dinilai lebih banyak memberikan apresiasi kepada kolega dari SMAN 2 Bandar Lampung dibandingkan guru dan tenaga kependidikan di sekolah barunya.
Kondisi itu kemudian memunculkan keresahan di internal sekolah.
Para guru berharap kepala sekolah baru dapat segera membangun komunikasi dengan seluruh jajaran dan tidak membawa sekat dari sekolah sebelumnya.
Mereka juga berharap kepemimpinan Edi di SMAN 1 Natar dapat berjalan dengan sikap yang adil serta mampu merangkul seluruh guru dan tenaga kependidikan.
Bagi para guru, komunikasi dan rasa saling menghargai dinilai penting untuk membangun suasana kerja yang kondusif sejak awal kepemimpinan. (*)