
Bandar Lampung, sinarlampung.co – PWI Lampung memasang target tiga medali emas dari cabang atletik pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
Target tersebut bukan sekadar ambisi. PWI Lampung menilai peluang itu terbuka lebar dengan modal atlet senior, regenerasi atlet muda hingga keuntungan sebagai tuan rumah.
Optimisme itu disampaikan Ketua Harian HPN dan Porwanas 2027, Supriyadi Alfian, saat memantau seleksi atlet atletik di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Supriyadi, persiapan atlet Lampung sudah berjalan cukup panjang. Komposisi atlet dari kelompok usia 40 tahun ke atas dan 40 tahun ke bawah juga dinilai semakin solid.
“Saya yakin tiga medali emas di Porwanas 2027 bisa kita capai. Kita sudah latihan cukup lama, dan perpaduan atlet senior dengan junior, antara usia 40 tahun ke atas dan 40 tahun ke bawah, sudah bagus,” tegas Supriyadi.
Tak hanya soal komposisi atlet, status Lampung sebagai tuan rumah juga menjadi keuntungan tersendiri. Para atlet dinilai sudah mengenal tempat latihan maupun venue yang akan digunakan dalam pertandingan.
“Tempat latihan dan tempat pertandingan juga sudah kita kuasai. Dari sisi sebagai tuan rumah, kita sudah menguasai. Artinya, target tiga emas ini bukan sesuatu yang tidak mungkin kita capai,” ujarnya.
Andalkan Spesialis Emas
Cabang atletik memang bukan target baru bagi Lampung. Cabang ini selama ini menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen PWI Lampung.
Salah satu andalan utama adalah Parman. Atlet senior tersebut tercatat sudah lima kali meraih medali emas pada ajang Porwanas.
“Parman spesialis peraih emas. Dia sudah lima kali meraih emas. Sekarang kita juga punya dua andalan baru dari kelompok usia 40 tahun ke bawah. Jadi ada regenerasi yang sangat baik,” kata Supriyadi.
Perpaduan pengalaman atlet senior dengan munculnya atlet muda menjadi modal penting menghadapi Porwanas 2027.
PWI Lampung berharap regenerasi tersebut mampu menjaga tradisi emas sekaligus membuka peluang tambahan medali saat bertanding di kandang sendiri.
Untuk urusan strategi pertandingan, Supriyadi menyerahkannya kepada manajer, official, pelatih dan penanggung jawab cabang olahraga.
Ia juga mengapresiasi Fahror Rozi yang bersedia menangani tim atletik PWI Lampung sebagai manajer pada Porwanas 2027.
“Strategi kita serahkan kepada manajer, official dan penanggung jawab. Saya mengapresiasi Pak Fahrurrozi yang bersedia menjadi manajer atlet PWI Lampung di Porwanas 2027 nanti,” tuturnya.
Latihan Perdana 11 Cabor Rampung
Seleksi atletik di Stadion Pahoman sekaligus menjadi penutup rangkaian latihan perdana 11 cabang olahraga yang dipersiapkan PWI Lampung menuju Porwanas 2027.
Supriyadi mengaku turun langsung memantau latihan perdana seluruh cabang olahraga tersebut. Ia melihat semangat para atlet untuk menghadapi Porwanas 2027 cukup tinggi.
“Hari ini adalah hari terakhir latihan perdana dari 11 cabang olahraga Porwanas. Saya turun semua di latihan perdana. Saya melihat semangat teman-teman menghadapi Porwanas 2027 sangat luar biasa,” katanya.
Selain 11 cabang olahraga, kontingen Lampung juga akan ambil bagian dalam kategori karya jurnalistik dan karaoke.
Supriyadi berharap persiapan yang dilakukan sejak dini dapat membawa Lampung meraih dua sukses sekaligus, yakni sukses sebagai tuan rumah dan sukses prestasi.
“Saya turun gunung agar Lampung ini sukses pelaksanaan dan sukses prestasi HPN dan Porwanas 2027,” tegasnya.
Dalam seleksi tersebut, nomor atletik yang dipersiapkan meliputi lari 3.000 meter putra usia 40 tahun ke bawah, lari 5.000 meter usia 40 tahun ke bawah, lari 3.000 meter usia 40 tahun ke atas, lari 5.000 meter usia 40 tahun ke atas, serta nomor estafet.
Manajer Atletik PWI Lampung, H. Fahror Rozi, ST., MT., bersama Penanggung Jawab Atletik Yulius Putra turut mematangkan persiapan para atlet.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Koordinator Humas HPN dan Porwanas 2027 Syahroni Yusuf, Ketua SIWO Lampung Muslim, Wakil Bendahara PWI Lampung Nurhannah, Wakil Ketua Bidang Aset PWI Lampung Elkana Rio Teguh Adil, serta Ketua IJP Lampung Abung Mamasa.
PWI Lampung kini mulai mematangkan persiapan untuk Porwanas 2027. Target tiga emas dari atletik menjadi salah satu taruhan untuk membuktikan Lampung mampu memanfaatkan status tuan rumah untuk mengejar prestasi maksimal. (*)