
Lampungutara, sinarlampung.co – Tim Bidang Propam Polda Lampung mendatangi Polres Lampung Utara untuk mengusut insiden baku tembak yang terjadi di Lingkungan 10 Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Selasa 25 Agustus 2026.
Penggerebekan DPO Narkoba di Kotabumi Tiga Polisi Tertembak, Pelaku Tewas di Teras Rumah
Insiden yang berjarak sekitar 50–100 meter dari lokasi perayaan HUT RI warga ini terjadi antara petugas Kepolisian dengan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus narkoba berinisial PHP (31). Tiga personel Polres Lampung Utara mengalami luka tembak dalam peristiwa tersebut, sementara terduga pelaku dilaporkan tewas di tempat.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini, menjelaskan bahwa aksi baku tembak bermula saat Tim Tekab Reskrim Polres Lampung Utara menindaklanjuti informasi keberadaan buronan kasus narkoba yang telah masuk DPO sejak Juni 2026. Target penyergapan tersebut juga disinyalir menguasai senjata api (senpi) ilegal.
“Saat petugas mendekat untuk melakukan penyisiran dan penangkapan, terduga pelaku menyadari kehadiran anggota di lapangan. Pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah personel kami,” ujar Raswidiati.
Akibat tembakan mendadak tersebut, tiga anggota tim penyergap menderita luka tembak dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit wilayah Kotabumi dan Bandar Lampung. Petugas di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas terukur hingga terduga pelaku tewas.
Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polisi mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan berikut sejumlah amunisi.
“Pascakejadian, situasi di lokasi penggerebekan dipastikan sudah kembali terkendali dan kondusif,” tambah Raswidiati sembari mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepemilikan senpi ilegal melalui Call Center 110.
Kesaksian Warga dan Ketua RT/Kepala Lingkungan
Peristiwa penyergapan tersebut sempat mengejutkan warga setempat yang tengah membagikan hadiah perlombaan perayaan 17 Agustusan.
Kepala Lingkungan 10 Muara Jaya, Idham Syah, menuturkan bahwa warga tiba-tiba dikagetkan oleh suara letusan senjata api yang menggelegar 3 hingga 4 kali dari arah lokasi kejadian.
“Kondisi sempat sangat mencekam. Panitia dan warga yang berada di dekat lokasi berlarian menyelamatkan diri karena awalnya mengira ada perkelahian,” ungkap Idham saat ditemui di depan lokasi kejadian, Selasa (25/8/2026) sore.
Idham menegaskan bahwa terduga pelaku tewas bukan merupakan warga Lingkungan 10 Muara Jaya, melainkan pendatang yang kebetulan berada di lokasi tersebut.
Hingga saat ini, Bid Propam Polda Lampung bersama jajaran Polres Lampung Utara terus melakukan pendalaman dan olah TKP guna memetakan rangkaian kronologi lengkap insiden penggerebekan tersebut. (Red)