
Acehselatan, sinarlampung.co – Tim gabungan dari Polres Aceh Selatan dan Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa Toko Emas Amin Setia di Jalan Merdeka, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Ironisnya, pelaku yang diamankan merupakan seorang oknum anggota kepolisian.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, mengonfirmasi bahwa pelaku berinisial MZ (28) berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah melancarkan aksinya.
“Terduga pelaku telah diamankan bersama sejumlah barang bukti. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain,” kata Joko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).
Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan MZ beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu pucuk senjata api yang diduga kuat digunakan pelaku saat merampok toko emas tersebut.
Mengingat status pelaku merupakan oknum anggota Polri, Joko menjelaskan bahwa penanganan perkara ini telah resmi diambil alih oleh Polda Aceh. Langkah ini dilakukan agar proses penyidikan berjalan secara menyeluruh, profesional, dan transparan.
Joko menegaskan bahwa institusinya tidak akan memberikan perlakuan khusus atau dispensasi kepada siapa pun yang melanggar hukum, sekalipun pelaku berbaju seragam korps kepolisian.
“Setiap orang yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada pengecualian dalam penegakan hukum,” tegas Joko.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka MZ telah mengakui seluruh perbuatannya di hadapan penyidik. Terkait motif di balik aksi nekat tersebut, polisi menduga kuat dipicu oleh masalah finansial.
“Motif yang melatarbelakangi aksi perampokan masih didalami penyidik. Dugaan sementara mengarah pada faktor ekonomi, namun hal tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan,” pungkas Joko.
Pihak Polda Aceh berkomitmen untuk terus mengembangkan penyidikan guna melengkapi alat bukti serta menelusuri apakah ada aktor atau keterlibatan pihak lain dalam skandal perampokan bersenjata ini. (Red)