
Lampungutara, sinarlampung.co– Perjalanan menuju sekolah berujung maut bagi tiga pelajar asal Kabupaten Lampung Utara. Dua siswi dilaporkan tewas setelah mobil Toyota Agya yang mereka tumpangi tertabrak Kereta Api (KA) Babaranjang di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Negarabatin, Kecamatan Kotabumi Utara, Selasa (14/7/2026) sekira pukul 07.10 WIB.
Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian diidentifikasi bernama Siti Komaria (17) dan Haipi Pita (14). Sementara itu, pengemudi mobil, Fiki Farel (17), dilaporkan selamat meski mengalami luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan medis secara intensif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga pelajar yang berasal dari Desa Hanakau Jaya, Kecamatan Sungkai Utara, tersebut berangkat dari rumah sekitar pukul 06.25 WIB. Mereka sedianya hendak menuju sekolah di MTs Padang Ratu.
Nahas, saat melintasi perlintasan kereta api di Desa Negarabatin, mobil putih yang mereka tumpangi tidak sempat menghindar hingga akhirnya tertemper KA Babaranjang yang sedang melaju kencang.
Menurut saksi mata di sekitar lokasi kejadian, benturan keras tidak dapat terhindarkan. Mobil korban bahkan sempat terseret sejauh 10 meter dari titik tabrakan hingga mengalami kerusakan ringsek parah di hampir seluruh bodi kendaraan.
”Benturannya sangat keras. Mobil sampai terseret sekitar 10 meter,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Insiden tragis ini langsung memicu perhatian masyarakat setempat yang langsung berhamburan ke lokasi untuk membantu mengevakuasi para korban sebelum pihak kepolisian tiba.
Sesaat setelah menerima laporan, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Utara langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mengamankan bangkai kendaraan sebagai barang bukti, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi perlintasan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab utama kecelakaan maut tersebut, termasuk memeriksa kondisi kerawanan perlintasan kereta api sebidang di area tersebut. (Red/*)