
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ballroom Hotel Novotel Lampung, Rabu 10 Juni 2026 pagi, sempat diwarnai ketegangan. Agenda akbar bertaraf nasional ini diwarnai protes keras terkait keterlambatan distribusi kartu identitas (ID card) peserta hingga insiden adu fisik antarpeserta sidang.
Kericuhan bermula dari keluhan sejumlah peserta yang mengaku belum menerima ID card sebagai syarat mutlak untuk memasuki ruang registrasi dan mengikuti agenda persidangan. Kondisi ini memicu gelombang interupsi di dalam forum dan memunculkan penilaian miring bahwa panitia pelaksana kurang matang dalam melakukan persiapan.
“Panitianya kelihatan kurang profesional. Masa urusan ID card peserta yang sangat mendasar saja tidak tertangani dan tidak diantisipasi dengan baik sejak awal,” kritik salah satu peserta munas yang enggan disebutkan namanya.
Suasana forum yang sudah meninggi akibat kendala administratif tersebut kemudian memuncak menjadi kericuhan antarpeserta di luar ruang sidang. Insiden yang melibatkan aksi saling dorong hingga adu fisik tersebut sempat menggaduhkan lokasi acara sebelum akhirnya berhasil diredam secara cepat oleh panitia bersama petugas keamanan hotel.
Merespons tudingan kelalaian tersebut, panitia Munas XVIII HIPMI mengonfirmasi bahwa pihaknya mencetak total 2.500 ID card untuk seluruh rangkaian munas. Pihak panitia menjelaskan bahwa proses verifikasi administrasi dan distribusi identitas memang dilakukan secara bertahap demi memastikan validitas kepesertaan yang memenuhi persyaratan baku organisasi.
Sementara terkait insiden gesekan fisik yang sempat terjadi, pihak panitia menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni dipicu oleh kesalahpahaman personal antarpeserta di lokasi dan tidak berkaitan dengan materi esensial munas.
Panitia juga memastikan dinamika tersebut tidak sampai mengganggu jalannya agenda utama. Setelah situasi kembali kondusif, seluruh rangkaian sidang pleno dan agenda Munas HIPMI langsung dilanjutkan kembali sesuai dengan jadwal tata tertib yang telah ditetapkan. (Red)