
Kota Metro, sinarlampung.co – Kepala SMAN 1 Metro, Ibnu Budi Cahyana, menjamin pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) gelombang awal SMA Unggulan Kota Metro berlangsung 100 persen bersih. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik titip-menitip, intimidasi, maupun transaksi dalam proses seleksi tersebut.
Menurut Ibnu, seluruh tahapan penerimaan siswa baru berada di bawah pengawasan ketat Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Karena itu, panitia dan operator diminta menutup rapat setiap celah yang berpotensi menimbulkan kecurangan.
“Sistem SPMB Pemerintah Provinsi Lampung sudah clear, no titip, no justice. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Bapak Thomas Americo, akan memberikan sanksi tegas jika ada yang terbukti curang. Kami siap dipantau,” tegas Ibnu, Sabtu, 9 Juni 2026.
Ia menjelaskan, posisi pendaftar yang saat ini muncul dalam sistem berdasarkan jarak tempat tinggal hanya bersifat administratif. Kelulusan akhir tidak ditentukan oleh jarak, melainkan murni berdasarkan hasil Tes Potensi Akademik (TPA).
“Sistem di aplikasi memang baru menampilkan 108 pendaftar berdasarkan jarak terdekat karena tes tertulis belum dimulai. Pendaftar di luar itu statusnya waiting list dan tetap wajib ikut tes pada 8 dan 9 Juni nanti. Jika nilai TPA mereka tinggi, mereka akan menggeser posisi yang di atas. Penentunya murni hasil tes,” jelasnya.
Ibnu menambahkan, mekanisme gelombang awal SMA Unggulan memang dirancang untuk menjaring siswa dengan kemampuan akademik terbaik. Selain itu, sistem tersebut juga memberikan kesempatan bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos pada tahap awal.
“Skenario gelombang awal ini sengaja didesain untuk menyaring potensi akademik terbaik sekaligus memberikan jaring pengaman bagi calon siswa,” ungkap Ibnu.
Ia juga mengimbau peserta yang belum berhasil masuk SMA Unggulan Metro agar tidak berkecil hati karena masih tersedia peluang untuk mendaftar ke sekolah negeri lainnya di Kota Metro.
“Bagi yang belum beruntung masuk di sekolah unggulan, mereka tidak perlu berkecil hati. Karena masih bisa mendaftar di empat sekolah reguler lainnya, yaitu SMAN 2, 4, 5, dan 6 Metro,” ujar Ibnu.
Hasil seleksi SMA Unggulan Metro dijadwalkan diumumkan pada 11 Juni 2026. Sementara itu, peserta yang belum lolos masih dapat mengikuti pendaftaran SMA reguler yang dibuka pada 15 hingga 19 Juni 2026. (Red/*)