
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Sebanyak 21.000 calon peserta didik mulai mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur SMA Negeri Unggulan Provinsi Lampung Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (8/6/2026). Puluhan ribu peserta tersebut harus bersaing ketat memperebutkan 12.000 kursi yang tersebar di 35 SMA unggulan di seluruh Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyatakan bahwa pelaksanaan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) ini berlangsung selama dua hari, yakni 8–9 Juni 2026.
“Yang menentukan kelulusan hari ini adalah hasil potensi akademik masing-masing siswa. Hasilnya juga dapat dipantau secara langsung atau real-time oleh orang tua melalui layar yang telah disiapkan di masing-masing sekolah,” ujar Thomas usai meninjau pelaksanaan TPA di SMAN 10 Bandar Lampung, Senin 8 Juni 2026.
Lonjakan Pendaftar hingga 100 Persen Lebih
Thomas mengungkapkan, animo masyarakat pada PPDB jalur unggulan tahun ini melonjak sangat signifikan dibandingkan tahun lalu. Dari total 34.000 pendaftar, hanya 21.000 siswa yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti TPA. Sementara itu, sekitar 12.000 pendaftar lainnya otomatis tertolak oleh sistem.
Sebagai perbandingan, pada tahun lalu jumlah pendaftar hanya berkisar 14.000 orang memperebutkan kuota 9.000 kursi. Lonjakan ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan negeri di Lampung.
Materi Ujian dan Penyebab Gugurnya Syarat Administrasi
Materi yang diujikan dalam TPA tahun ini difokuskan pada tiga bidang utama untuk mengukur kemampuan literasi dan potensi akademik peserta yaitu bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika
Terkait 12.000 pendaftar yang gagal di tahap administrasi, Thomas menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ketidaksesuaian dokumen prasyarat yang diminta oleh sistem.
“Banyak syarat yang tidak lengkap. Misalnya Kartu Keluarga (KK) tidak sesuai, tidak memiliki ranking paralel, tidak memiliki sertifikat prestasi non-akademik, dan persyaratan lainnya. Kalau tidak memenuhi syarat, otomatis tertolak oleh sistem,” jelasnya.
Bagi calon siswa yang tidak lolos seleksi administrasi maupun TPA SMA Unggulan, Disdikbud Lampung mengimbau untuk tidak berkecil hati. Pemerintah provinsi akan membuka pendaftaran PPDB Jalur Reguler pada 15 Juni 2026.
Secara makro, daya tampung sekolah negeri di Lampung tahun ini adalah: SMA Negeri (Reguler & Unggulan): ± 50.000 kursi, SMK Negeri: ± 83.000 kursi
Mengingat total lulusan SMP di Provinsi Lampung tahun 2026 diprediksi mencapai 140.000 siswa, dipastikan ada puluhan ribu lulusan yang akan terserap ke sekolah swasta maupun madrasah.
“Bagi yang tidak lolos di sekolah negeri, bisa melanjutkan ke sekolah swasta. Kita berharap sekolah swasta semakin kompetitif dan terus meningkatkan mutunya agar mampu memberikan pendidikan yang baik,” ujar Thomas.