
Lampung Timur, sinarlampung.co – Tangis pilu menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tulung Pasik, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur. Seorang balita perempuan berusia 4 tahun, Unfa, mengalami luka bakar serius setelah tubuhnya tersiram santan mendidih.
Peristiwa nahas itu terjadi saat Unfa bermain bersama sepupunya di sekitar dapur rumah. Di waktu yang sama, bibinya, Novi, tengah memasak santan menggunakan tungku kayu bakar untuk keperluan keluarga.
Musibah datang tanpa diduga. Saat bermain di dekat tungku, Unfa diduga tersandung tumpukan kayu bakar yang berada di sekitar lokasi. Benturan tersebut membuat kayu menyenggol panci berisi santan yang masih mendidih hingga terguling dan tumpah ke tubuh korban.
“Unfa jatuh tepat di bawah tungku. Saat itu santan yang masih mendidih langsung tumpah dan mengenai tubuhnya,” ungkap Sabihi, kerabat keluarga korban, Jumat (29/5/2026).
Jeritan kesakitan Unfa langsung membuat suasana rumah panik. Keluarga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan awal sebelum membawa balita tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat.
Karena kondisi luka yang cukup serius, Unfa kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan medis lebih intensif. Saat ini, ia masih menjalani perawatan di rumah sakit dan terus dalam pemantauan tim dokter guna mempercepat proses pemulihan.
Di tengah upaya penyembuhan Unfa, keluarga juga menghadapi beban biaya pengobatan yang tidak sedikit. Dengan kondisi ekonomi terbatas, keluarga berharap adanya bantuan dari para dermawan.
Murni, perwakilan keluarga korban, menyampaikan apresiasi atas perhatian masyarakat yang ingin membantu. Untuk mengantisipasi potensi penipuan, pihak keluarga mengimbau calon donatur agar terlebih dahulu melakukan konfirmasi melalui nomor 0877-1876-2230 sebelum menyalurkan bantuan.
“Kami berharap ada uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya pengobatan dan perawatan Unfa. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar pihak keluarga.
Bagi masyarakat yang tergerak membantu biaya pengobatan Unfa, donasi dapat disalurkan melalui rekening BRI 107201013088502 atas nama Sabihi Al Hanafi.
Di balik luka yang kini membekas di tubuh mungilnya, Unfa masih memiliki harapan untuk pulih dan kembali menjalani masa kecilnya seperti anak-anak seusianya. Dukungan dan kepedulian masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi keluarga dalam menghadapi cobaan berat ini. (Afandi)