
BANDAR LAMPUNG, sinarlampung.co – Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 17 Bandar Lampung pada Senin (30/03/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat budaya bersih di lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan pentingnya kesehatan lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
Dalam arahannya, Hendra Apriawan menegaskan bahwa fungsi sekolah tidak terbatas pada tempat menimba ilmu akademik semata, tetapi juga menjadi laboratorium persemaian kebiasaan positif, terutama kepedulian terhadap lingkungan.
“Saya berharap kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan sekolah dapat ditanamkan sejak dini. Hal tersebut juga telah terlihat nyata dan dilaksanakan dengan baik di SMPN 17 ini,” ujar Hendra di hadapan warga sekolah.
Lebih lanjut, Kepala BGTK mengajak seluruh elemen sekolah untuk mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang sebelumnya telah diperkenalkan oleh Prabowo Subianto. Hendra menilai gerakan ini sangat relevan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Selain aspek estetika, gerakan ini diyakini mampu meningkatkan kesadaran gotong royong serta kualitas hidup masyarakat sekolah. Sebagai langkah konkret, Hendra mengajak para siswa terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih kelas dan area sekolah guna memberikan pengalaman empiris dalam menjaga kebersihan.
Apresiasi dan Komitmen Pihak Sekolah
Kepala SMP Negeri 17 Bandar Lampung, Jondri Haryadi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Kepala BGTK beserta rombongan yang berjumlah 56 orang. Menurutnya, kunjungan ini menjadi motivasi tambahan bagi pihak sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan sarana lingkungan.
“Terima kasih kepada Bapak Hendra dan tim BGTK atas perhatiannya. Kehadiran Bapak Ibu menjadi dukungan nyata bagi kami dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan siswa,” ungkap Jondri.
Jondri menambahkan, kebersihan lingkungan sekolah merupakan bagian integral dari proses pembentukan karakter generasi muda. Dengan dukungan pemerintah melalui BGTK, pihak sekolah berkomitmen menjadikan Gerakan Indonesia ASRI sebagai budaya sehari-hari yang berkelanjutan, bukan sekadar program seremonial sesaat. (Red)
Laporan ini disusun sebagai bagian dari upaya publikasi praktik baik (best practice) di lingkungan pendidikan Provinsi Lampung.