
Kota Metro, sinarlampung.co – Wilayah Kota Metro, Lampung, dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (25/3/2026) siang pukul 13.36 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan Magnitudo $M=2,6$.
Berdasarkan data dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, episenter gempa terletak pada koordinat 5.14 LS dan 105.27 BT. Secara spesifik, pusat gempa berada di darat pada jarak 5 km Barat Daya Kota Metro dengan kedalaman yang sangat dangkal, yakni 4 km.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto, ST, MM, menjelaskan bahwa jika ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, guncangan ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. “Gempa ini diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif setempat,” ujar Hartanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3).
Dampak dan Getaran
Laporan masyarakat menyebutkan getaran dirasakan di wilayah Metro dengan skala intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BMKG belum menerima adanya laporan kerusakan bangunan akibat dampak gempa tersebut. Selain itu, hasil monitoring hingga pukul 13.55 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). (Red)