
Lampung Timur, sinarlampung.co – Tragedi menyedihkan menimpa warga Desa Marga Batin, Kecamatan Waway Karya, Lampung Timur, pada Senin (16/3/2026). Handoyo (45), warga setempat, tewas setelah terseret arus banjir saat menggunakan perahu untuk pulang dari kawasan Rawa Selangking, tempat ia mencari rumput.
Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB oleh Saprudin (50), saksi mata yang berada di area rawa. “Saat itu saya sedang berada di sekitar rawa, tiba-tiba melihat perahu Pak Handoyo kosong mengambang. Saya langsung merasa ada yang tidak benar,” ujar Saprudin. Tanpa menunda, ia memanggil warga sekitar untuk mengecek dan mencari keberadaan Handoyo. Setelah hampir tiga jam pencarian, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dan sudah tidak bernyawa. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk proses pemakaman.
Kepala Desa Marga Batin, M. Kundori, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Menurutnya, banjir yang melanda desa disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur selama berhari-hari serta jebolnya tanggul aliran sungai Way Sekampung yang belum diperbaiki sejak tahun 2025. “Banjir ini telah menggenangi ratusan hektar lahan sawah milik masyarakat, dan hari ini bahkan menelan korban jiwa,” ujar M. Kundori dengan sedih.
Kondisi tanggul yang tidak diperbaiki sejak 2025 dinilai warga sebagai salah satu faktor utama yang memperparah luapan air, sehingga genangan terus meluas dan mengancam keselamatan serta mata pencaharian warga. Selain kerugian jiwa, ratusan hektar sawah yang terendam juga menyebabkan petani gagal panen, yang tentu berdampak signifikan pada ekonomi masyarakat setempat.
Merespons situasi ini, M. Kundori menyampaikan harapan agar pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat segera mengambil langkah konkret. “Kami berharap ada tindakan nyata untuk mengatasi masalah banjir yang terus menjadi ancaman bagi kehidupan warga Desa Marga Batin,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai rencana perbaikan tanggul dan penanganan masalah banjir di wilayah tersebut. Warga berharap agar keprihatinan mereka segera didengar dan ditindaklanjuti agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang. (Waluyo)