
BANDARLAMPUNG, sinarlampung.co– Insiden kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Drs. Warsito, Telukbetung Utara, Kota Bandarlampung, pada Sabtu 28 Februari 2026 sekitar pukul 02.30 WIB.
Kecelakaan yang terjadi menjelang waktu sahur ini mengakibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia.
Kendaraan yang terlibat meliputi sebuah Toyota Avanza hitam bernomor polisi BE-1272-AMT (sebelumnya tertulis BR), satu unit Daihatsu Ceria, serta tiga unit sepeda motor.
Kecelakaan bermula saat mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh seorang oknum anggota kepolisian berinisial GI, melaju kencang dari arah Tanjungkarang menuju Telukbetung.
Berdasarkan keterangan di lapangan, mobil tersebut sempat mendahului kendaraan lain dari jalur kanan sebelum kembali ke jalur kiri.
Naas, saat kembali ke jalur kiri, mobil tersebut menghantam sepeda motor Honda Vario merah bernomor polisi BE-4510-BJ yang dikendarai oleh Salman AB (54), warga Gedong Meneng.
Benturan keras tersebut membuat pengemudi Avanza kehilangan kendali. Mobil kemudian menabrak beruntun Daihatsu Ceria BE-1917, Honda Vario hitam BE-2243-AEE, dan Yamaha NMAX putih BE-2944-ADP. Laju mobil baru terhenti setelah menghantam tembok rumah warga hingga roboh.
Korban Salman AB yang berprofesi sebagai driver ojol mengalami luka berat di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Kasat Lantas Polresta Bandarlampung, AKP Raden Manggala Agung Sri Mahardjo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
”Kami sudah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut ini,” ujar Manggala.
Pelaku Diamankan dari Amuk Massa
Situasi di lokasi kejadian sempat memanas. Sejumlah warga yang emosi sempat berupaya menghakimi pengemudi Avanza (GI) setelah mengetahui jatuhnya korban jiwa.
Beruntung, petugas patroli yang tiba di lokasi segera mengamankan GI dan membawanya ke Mapolresta Bandarlampung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan menghindari aksi main hakim sendiri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan kelalaian atau kondisi pengemudi saat insiden . (Red)