
Lampung Timur, Sinarlampung.co- Niat menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa (ngabuburit) berubah menjadi tragedi mencekam bagi satu keluarga muda di Kabupaten Lampung Timur. Mobil Daihatsu Xenia yang mereka tumpangi terjun bebas dan sempat terseret arus deras di saluran irigasi Ledeng Bedeng 53, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, Sabtu 28 Februari 2026 sore.
Peristiwa maut ini bermula saat pengemudi mobil bernomor polisi BE-1563-NR tersebut berupaya menghindari tabrakan dengan sebuah sepeda motor yang melintas. Naas, upaya banting setir membuat kendaraan hilang kendali, oleng keluar jalur, hingga akhirnya nyemplung ke dalam aliran irigasi yang sedang meluap, video amatir direkam warga viral di media sosial.
Arus yang sangat deras membuat kendaraan berwarna putih tersebut sempat terseret beberapa meter dari titik jatuh sebelum akhirnya mulai tenggelam. Teriakan histeris minta tolong memecah ketenangan warga yang sedang ngabuburit di sekitar lokasi. Saksi mata melihat momen memilukan saat sang ibu berusaha menyelamatkan diri sambil mendekap erat anaknya di tengah kepungan air yang mulai masuk ke kabin mobil.
Melihat kondisi darurat tersebut, puluhan warga spontan melompat ke dalam irigasi untuk melakukan aksi penyelamatan. “Detik-detik evakuasi berlangsung sangat dramatis. Warga berjibaku melawan arus deras untuk mengeluarkan empat orang penumpang dari dalam mobil yang terus tenggelam,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.
Beruntung, aksi cepat warga membuahkan hasil. Seluruh penumpang yang berjumlah empat orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meski mengalami luka-luka dan syok berat. Para korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kurangnya pembatas jalan di sepanjang tepian irigasi disinyalir menjadi faktor pendukung seringnya terjadi kecelakaan kendaraan masuk ke dalam aliran air di wilayah tersebut. (Red)