
Jakarta, sinarlampung.co – PT Hakaaston (HKA) menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp1,7 triliun pada 2026. Target tersebut ditempuh melalui penguatan layanan operasi dan pemeliharaan jalan tol yang menjadi bisnis utama perusahaan.
Melalui strategi keuangan 2026, HKA membidik pendapatan sebesar Rp1,701 triliun atau tumbuh sekitar 14,2 persen dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp1,490 triliun. Perusahaan juga menargetkan laba bersih Rp85 miliar dengan margin laba sekitar 4,97 persen.
Plt Direktur Utama HKA, M. Rozi Rinjayadi, mengatakan pertumbuhan kinerja pada 2026 diharapkan berasal dari semakin stabilnya pekerjaan operasi dan pemeliharaan di seluruh ruas tol yang dikelola.
“Kami akan menambah perluasan jenis layanan teknis berbasis aset, serta penambahan kontrak kerja sama dengan pemilik konsesi jalan tol. Bagi HKA, peningkatan pendapatan tidak hanya dipandang sebagai capaian finansial, tetapi juga sebagai indikator bahwa layanan perusahaan semakin relevan dengan kebutuhan pengelolaan jalan tol saat ini,” ujarnya.
Di sisi operasional, HKA memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas pekerjaan operasi dan pemeliharaan jalan tol. Perusahaan memperkuat perencanaan pemeliharaan, koordinasi lapangan, serta pengendalian mutu agar penanganan jalan tol dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan, HKA memanfaatkan sistem digital terintegrasi yang digunakan dalam perencanaan, pemantauan kegiatan lapangan, hingga pelaporan kinerja aset kepada pemilik konsesi jalan tol.
“Pemanfaatan sistem ini membantu koordinasi antar tim dan mendukung pengambilan keputusan teknis yang cepat dan tepat dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari,” kata Rozi.
Selain itu, HKA juga akan memperluas cakupan pekerjaan operasi dan pemeliharaan rutin serta mengembangkan kontrak kerja sama jangka menengah dan jangka panjang. Perusahaan juga meningkatkan kesiapan peralatan dan sumber daya manusia guna menjaga kualitas layanan jalan tol.
Sebagai bagian dari penguatan operasional, HKA menyiapkan dukungan peralatan, personel, dan sistem kerja lapangan di seluruh ruas tol yang dikelola.
Di sisi lain, perusahaan tetap menjalankan program keberlanjutan melalui pengelolaan limbah, pemanfaatan material hasil daur ulang, serta kegiatan lingkungan bersama masyarakat di sekitar jalan tol.
PT Hakaaston merupakan anak usaha PT Hutama Karya (Persero) yang bergerak di bidang operasi dan pemeliharaan jalan tol. Saat ini HKA mengelola 15 seksi jalan tol dengan total panjang 989,55 kilometer serta 16 rest area di Sumatera dan Jawa. (HKA/Red)