
Pringsewu, sinarlampung.co – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meminta forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan di daerahnya memaksimalkan kesiapsiagaan menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal ini demi menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Permintaan tersebut disampaikan Riyanto saat memimpin Apel Sinergitas Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama forkopimda di depan Kantor Bupati Pringsewu, Rabu 24 Desember 2025) malam. Apel ini digelar sebagai langkah penguatan koordinasi lintas sektor menjelang Nataru.
Riyanto menegaskan, kesiapsiagaan daerah perlu dilakukan secara terpadu oleh seluruh pemangku kepentingan. Hal itu sejalan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6.1/9548/SJ tertanggal 28 November 2025 serta sebagai implementasi amanat Undang-Undang Dasar 1945.
“Langkah-langkah tersebut yaitu koordinasi dan identifikasi risiko, kelancaran arus lalu lintas dan logistik, pengendalian inflasi, pembentukan posko Nataru, penguatan sistem transportasi, penyediaan infrastruktur pendukung, menjaga ketentraman dan ketertiban umum, serta mitigasi risiko bencana,” kata Riyanto.
Ia berharap sinergitas forkopimda dan para pemangku kepentingan terus diperkuat dengan memaksimalkan peran masing-masing. Selain itu, Riyanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi, bersatu padu, dan berkontribusi membangun Kabupaten Pringsewu dalam bingkai NKRI, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.
Apel sinergitas tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, jajaran pemerintah daerah, DPRD, serta unsur forkopimda. Kegiatan diikuti aparat pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Gereja St. Yusuf di Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu.
Sementara itu, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menegaskan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani selama perayaan Natal serta menjaga stabilitas kamtibmas sepanjang Nataru. Polres Pringsewu, kata dia, menurunkan ratusan personel untuk mengamankan sejumlah objek strategis.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama menjaga stabilitas keamanan selama Nataru. Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kerukunan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya. (*)