
BANDAR LAMPUNG, sinarlampung.co-Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi mengoperasikan Embung Kemiling yang berlokasi di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kemiling, Bandar Lampung. Peresmian proyek vital ini dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Sabtu 20 Desember 2025 siang.
Embung yang dibangun oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung ini menelan anggaran sekitar Rp7 miliar. Pembangunannya mengusung dua fungsi utama yaitu Pengendalian bencana: dengan menjadi wadah penampungan air untuk meminimalisir risiko banjir yang kerap melanda wilayah Kemiling dan sekitarnya. Fungsi lain adalah fasilitas sosial karena luasan embung yang memadai didesain untuk menjadi sarana olahraga dan rekreasi baru bagi warga setempat.
Peresmian yang berlangsung pukul 12.30 WIB ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran pimpinan tertinggi Pemprov Lampung. Selain Gubernur dan Wagub, tampak hadir Sekdaprov Marindo Kurniawan bersama para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas PSDA, Budhi Darmawan, Kepala Bappeda, Anang Risgiyanto, Kepala Dinas BMBK, M. Taufiqullah, Kepala Dispora, Mery Harika Sari
Kehadiran jajaran OPD lintas sektoral ini menunjukkan bahwa pengelolaan embung ke depan akan melibatkan aspek sumber daya air, infrastruktur jalan, hingga potensi pariwisata dan olahraga.
Tak hanya fokus pada pengairan, Pemprov Lampung juga sedang menuntaskan pembangunan jalan dua jalur menuju kawasan wisata Kampung Vietnam. Integrasi infrastruktur ini diharapkan dapat mendongkrak konektivitas dan nilai ekonomi kawasan Kemiling sebagai destinasi wisata unggulan di Bandar Lampung.
Usai peresmian, Gubernur Mirza dijadwalkan melanjutkan agenda kerja dengan memimpin rapat bersama Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) di Mahan Agung pada pukul 16.00 WIB. Rapat ini diagendakan untuk membahas koordinasi lintas instansi (Bappeda, BPBD, PSDA, dan Dinas Kehutanan) dalam mengantisipasi tantangan lingkungan di Provinsi Lampung. (Red)