
Pesisir Barat, sinarlampung.co – Sebuah kapal tongkang bermuatan 4.800 meter kubik kayu log, terdampar dan sempat terbalik di perairan Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, sejak Rabu, 6 November 2025.
Akibatnya ribuan kubik kayu gelondongan ukuran besar besar itu tumpah, dan terdampar di pesisir Pantai Tanjung Setia, dan merusak banyak kapal Nelayan. Polisi menyebut peristiwa ini dipicu oleh cuaca ekstrem. Kapal itu melakukan pelayaran dari Sumatera Barat. Muatan kayu tumpah dan merusak sejumlah kapal nelayan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kapal tongkang itu berangkat dari Sumatera Barat pada 2 November 2025, sebelum akhirnya kandas empat hari kemudian.
“Kandasnya kapal tersebut pada tanggal 6 November 2025 dikarenakan adanya cuaca yang sangat ekstrem. Selain itu, ada tali kapal yang terlilit,” ujar Yuni.
Muatan kayu log berukuran besar yang terpotong rapi tersebut tidak hanya terdampar di pantai, tetapi juga dilaporkan menghantam dan merusak kapal-kapal nelayan setempat. Video tumpukan kayu yang terdampar di pantai itu sempat viral di media sosial.
Menanggapi insiden dan kerugian yang ditimbulkan, kata Yuni, aparat kepolisian telah mengambil langkah penyelidikan. Tiga Anak Buah Kapal (ABK) telah dimintai keterangan. “Pihak kepolisian sudah mengambil langkah-langkah dan tindakan. Keterangan dari tiga ABK sudah diambil,” ujar Yuni.
Hingga saat ini, kapal tongkang yang membawa ribuan kubik kayu tersebut masih terdampar di lokasi. Penanganan kasus, termasuk pengamanan kapal, sedang ditangani oleh Polres Pesisir Barat dan Polairud. (Red)