
Pringsewu, sinarlampung.co – Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu, Iswanto, diduga melakukan intervensi terhadap sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengarahkan mereka melakukan kerja sama (MoU) dengan dapur MBG tertentu, meski tanpa dasar hukum yang jelas.
Dugaan intervensi itu disampaikan oleh salah satu pengurus dapur MBG di Pringsewu. Menurutnya, Dinas Pendidikan tidak memiliki kewenangan menentukan dapur mana yang harus dipilih sekolah.
“Tidak ada dasar hukum yang kuat Iswanto ini intervensi Kepsek, mereka bebas MoU dengan dapur manapun,” jelas sumber tersebut.
Ia menegaskan, sekolah berhak menentukan pilihan dapur MBG secara mandiri. Bahkan, jika sekolah tidak ingin menerima program MBG pun tidak dapat dipaksakan. Namun, Kabid Dikdas diduga mengarahkan sekolah untuk bermitra dengan dapur MBG tertentu yang baru berdiri.
Tekanan itu juga dirasakan oleh salah satu kepala sekolah penerima MBG. Ia mengaku sudah merasa nyaman dengan mitra yang selama ini bekerja sama, tetapi didorong untuk berpindah ke dapur baru.
“Tentu saja kami merasa tertekan oleh perintah atasan namun sebenarnya kami sudah nyaman dengan dapur MBG yang sudah berjalan selama ini, bahkan kami sebenarnya tidak mau pindah dengan dapur yang lain, karena selama ini tidak ada masalah dengan dapur yang sudah bermitra lama dengan kami,” ucapnya.
Saat dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (11/11/2025), Iswanto tidak membantah bahwa dirinya melakukan intervensi dan telah menghubungi sejumlah sekolah.
Menurutnya, langkah itu ia lakukan demi pemerataan.
Iswanto mengatakan, jumlah dapur MBG di Kabupaten Pringsewu banyak. “Jadi ada dapur mendapatkan jatah banyak jumlah penerimanya namun ada dapur yang sedikit penerimanya, maka perlu diatur agar semua dapur MBG agar merata,” ujarnya.
Namun, ketika ditanya mengenai dasar hukum yang mengatur kewenangan Kabid Dikdas dalam mengarahkan MoU sekolah dengan dapur tertentu, Iswanto tidak dapat menjelaskan. Ia hanya menyebut tindakannya berdasarkan perintah Kepala Dinas Pendidikan Pringsewu. (Sahirun)