
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Program bedah rumah di Desa Purwodadi, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, tertunda dan belum terealisasi meski rumah penerima bantuan telah dibongkar lebih dari sebulan.
Akibat penundaan tersebut, satu keluarga harus menumpang di rumah kerabat, sementara proses gotong royong malah berujung kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang warga patah kaki.
Roni (30), penerima program bedah rumah, mengaku kecewa karena proses pembangunan rumahnya terhenti tanpa kejelasan.
“Sudah lebih dari sebulan rumah saya dibongkar, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Besi memang sudah datang, tapi tidak ada kelanjutan,” ujarnya, Senin, 10 November 2025.
Ia menuturkan bahwa dirinya sudah memenuhi seluruh persyaratan, termasuk menyiapkan material awal sesuai arahan pihak desa.
“Saya sudah siapkan batu, pasir, bahkan pondasi sudah jadi. Tapi sekarang malah terlantar,” keluhnya. Karena keterlambatan itu, Roni dan keluarganya terpaksa menumpang di rumah orang tua.
Lebih ironis lagi, proses gotong royong yang dilakukan warga untuk membantu pembangunan justru memakan korban. Seorang warga mengalami patah kaki setelah terjatuh dari atap.
“Saya harus menanggung biaya pengobatan anggaran dana yang seharusnya untuk tambahan pembangunan akhirnya buat bantu warga yang jatuh itu. Sayangnya, hingga kini tidak ada satu pun aparatur desa yang menjenguk,” ungkap Roni.
Kondisi serupa juga dialami warga lainnya di RT 07. Rumah milik Japar disebut sudah dirobohkan, namun pembangunan belum berjalan.
“Lambatnya realisasi program bedah rumah ini menimbulkan kekecewaan bukan hanya saya ada lagi di Rt 07, bapak Japar rumahnya sudah dirobohkan hingga saat ini belum terealisasikan hanya pasir yang baru di antarkan kami sungguh sangat kecewa di kalangan warga Desa Purwodadi,” kata Roni.
Roni berharap pemerintah daerah turun tangan agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak justru menyulitkan penerimanya.
“Saya berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan menyelesaikan permasalahan ini agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan sesuai harapan,” harapnya.(Waluyo/Red/*)