
Bandar Lampung, sinarlampung.co–Seorang buruh harian, Joko Susilo (37), warga Kampung Bumirahajo, tewas terlindas alat berat wheel loader atau biasa disebut sopel, di pabrik pengolahan tepung tapioka BX di Kampung Sukajadi, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu 22 Oktober 2025 sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban yang sehari-hari bekerja di bagian penjemuran elot (limbah padat singkong) itu meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala dan tubuh, setelah terlindas alat berat yang sedang beroperasi di area pabrik.
Rekan kerja korban di lokasi kejadian mengatakan siang itu Joko tengah mengangkut elot dari area penjemuran menuju gudang penampungan menggunakan angkong. Saat melintas di jalur kerja, dari arah belakang datang alat berat yang dikemudikan Purnomo, operator pabrik tersebut. “Kemungkinan sopir sopel tidak mengetahui ada Joko di depannya. Saat alat berat melaju, korban terlindas dan meninggal di tempat,” ujar seorang buruh yang enggan disebut namanya, Jumat 24 Oktober 2025.
Tim Inafis Polres Lampung Tengah yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Polisi memasang garis polisi pada alat berat yang terlibat kecelakaan dan membawa jasad korban ke RS Demang Sepulau Raya, Gunungsugih, untuk pemeriksaan medis.
Sementara itu, operator alat berat Purnomo telah dibawa ke Polres Lampung Tengah guna dimintai keterangan terkait insiden tersebut. Usai menjalani pemeriksaan medis, jenazah almarhum Joko Susilo dimakamkan malam harinya, sekitar pukul 23.30 WIB, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Bumirahajo. (red)