
Purworejo, sinarlampung.co – Seorang pelajar SMP Negeri 17 Purworejo dilaporkan hilang terseret ganas nya ombak pantai selatan saat sedang berenang di pantai Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Rabu (8/10/2025) siang.
Peristiwa nahas yang menimpa siswa SMP tersebut terjadi saat korban dan empat teman sekolah nya pergi ke pantai Jatimalang untuk bermain dan berenang bersama
Keterangan saksi mata yang berada dilokasi kejadian menyebutkan, Awal mula kejadian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Kira-kira 10 menit kemudian, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret Ridho ke arah palung laut, korban sempat berteriak untuk minta pertolongan,. Namun, besarnya gelombang ombak menyeret korban dan membuat nya tidak terlihat lagi di permukaan air dalam hitungan detik.
Dua teman korban yang berhasil selamat. Yasir dan Fiki, langsung berlari meminta bantuan warga sekitar. Sayang, upaya pencarian awal oleh masyarakat belum membuahkan hasil. Sebagian warga yang berada dilokasi kejadian berinisiatif untuk melaporkan peristiwa nahas tersebut ke pihak BPBD, TNI, Polri, dan relawan SAR guna meminta pertolongan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo. Wasit Diono menjelaskan, korban anak berusai 13 tahun bernama Ridho Mukti Rozakhi merupakan putra dari pasangan Legiran dan Suparti warga Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen ,Kabupaten Purworejo adalah siswa sekolah SMP N 17 kelas 7A.
Keempat rekan korban berhasil selamat. yakni, Adit Praditya Anwar (14) tahun, kelas 8G, warga Karangjati, Desa Krendetan, RT 02/03, Kecamatan Bagelen, Putra dari Nurhadi. Berikutnya,Syukron Hanif (14) tahun, kelas 8G, warga Dusun Nadri, Desa Krendetan, Putra dari Suwardi. Kemudian Wiyo Yasir Dwialgani (14) tahun, kelas 8G, warga Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen, putra dari Legino dan Muhamad Fiki (14) tahun, kelas 8D, warga Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen.
Hingga saat ini, tim gabungan dari BPBD Purworejo, SAR Gabungan, dan aparat setempat yang dibantu warga sekitar masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian.
“Kami turut berduka, kepada masyarakat dan wisatawan, terutama bagi anak-anak supay tidak berenang terlalu ke tengah dan selalu memperhatikan kondisi cuaca serta arus laut” Ujar Wasit Diono.
BPBD Purworejo, menghimbau kepada seluruh masyarakat dan juga wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di wilayah pantai selatan, terutama saat kondisi gelombang air laut sedang tinggi karna membahayakan bagi keselamatan pengunjung pantai Jatimalang. (Afandi)