
Lampung Timur, sinarlampung.co – Jalan akses utama menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan dua sekolah dasar di Desa Bandar Negeri, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, mengalami kerusakan parah. Jalan sepanjang kurang lebih 700 meter dengan lebar sekitar 5 meter itu tampak penuh lubang, tidak terawat, dan sering tergenang air.
Seorang warga Dusun IV yang enggan disebutkan namanya mengaku jalan tersebut sudah sangat lama tidak mendapat perhatian.
“Ini jalan vital, Pak, penghubung Dusun IV dan Dusun V, juga akses utama menuju TPU dan dua sekolah. Terakhir diperbaiki sekitar tahun 2009 oleh kepala desa lama. Sejak itu tidak ada lagi perbaikan,” keluhnya, Sabtu (4/10/2025).
Warga sekitar menilai kondisi jalan semakin memperburuk aktivitas sehari-hari. Jalan berlubang dan tergenang air saat hujan membuat masyarakat kesulitan menuju tambak, sawah, maupun sekolah dasar seperti SD IT Madana dan SD IP Ma’rif yang berada di wilayah tersebut.
Feri (34), warga setempat, menambahkan jalan itu sangat berbahaya ketika hujan. “Kalau hujan, jalan ini jadi mirip kubangan kerbau. Lubangnya nggak kelihatan karena penuh genangan air. Motor sering tergelincir, bahkan mobil pribadi ada yang nyangkut. Warga sudah sering gotong royong menimbun jalan, tapi nggak pernah bertahan lama. Musim hujan sedikit saja, timbunan langsung hilang,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah desa maupun daerah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur tersebut. Jalan yang baik dinilai penting karena menjadi indikator perkembangan desa dalam Indeks Desa Membangun (IDM), yang meliputi ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Selain memperlancar akses pendidikan dan kesehatan, perbaikan jalan juga diyakini akan menunjang aktivitas ekonomi, mempermudah pengelolaan sumber daya alam, dan meningkatkan keamanan serta ketahanan terhadap bencana.
Harapan warga Bandar Negeri kini menggantung pada kepedulian pemerintah agar akses jalan menuju TPU, sekolah, tambak, dan sawah segera diperbaiki demi menunjang kehidupan masyarakat yang lebih layak. (Afandi)