
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Kantor Berita RMOL Lampung menggelar diskusi publik pencegahan bullying di sekolah dan buka puasa bersama Kantor Berita RMOLLampung, di Hotel Horison, Bandar Lampung, Selasa 26 Maret 2024. Selain dialog, Rmol Lampung juga memberikan santunan kepada anak yatim, dan penghargaan.
Ketua Pelaksana, KM Ridwan mengatakan bullying di lingkungan sekolah merupakan fenomena yang sangat merugikan, tidak hanya bagi korban tapi juga iklim pendidikan. Perilaku bullying tidak hanya menciptakan lingkungan belajr yang tidak aman, tetapi juga berdampak panjang terhadap kesehatan mental dan emosional para siswa.
Secara umum, berdasarkan catatan Dinas Pembederdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung sepanjang 2023, terdapat 786 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan jumlah korban 872 orang. Jumlah ini mengalami peningkatkan dibandingkan tahun sebelumnya yakni 2020 ada 406 kasus, tahun 2021 ada 681 kasus dan 2022 menurun menjadi 600 kasus.
Lalu secara khusus, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Bandar Lampung juga mencatat 50 kasus kekerasan terhadap anak selama tahun 2023. Bila dirincikan kekerasan fisik terhadap anak tercatat ada 16 kasus, sengketa anak 10 kasus, pencabulan 9 kasus, bullying sebanyak 5 kasus, hak pendidikan 4 kasus, bermasalah hukum 3 kasus, penelantaran 2 kasus, dan pekerja anak satu kasus.
βPerlu langkah konkrit untuk mencegah dan mengatasi masalah bullying ini, sehingga kami berencana menggelar diskusi dengan tema peran media dan stakeholder mencegah perilaku bullying di sekolah,β kata KM Ridwan. (Red)