
Lampung Barat, sinarlampung.co-Beredar kabar sejumlah kepala Sekolah SMP Negeri di Kabupaten Lampung Barat mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan sebagai Kepala Sekolah, dan memilih menjadi guru biasa. Hal itu diduga karena para kepala sekolah tidak sanggup mengelola Dana Bos dan beban kewajiban memberikan upeti kepada oknum pejabat di Lampung Barat.
Salah seorang kepala sekolah di Lampung Barat membenarkan ada pengajuan pengunduran beberapa kepala sekolah Sekolah disana. “Iya saya juga mengajukan pengunduran diri. Pengunduran beberapa kepala sekolah dikarenakan lantaran merasa pusing tujuh keliling dalam pengelolaan Dana Operasional Sekolah (BOS),” katanya yang minta namanya dirahasiakan.
Dia membenarkan pengunduran diri juga di ikuti oleh rekan-rekannya sesama kepala sekolah. Diantaranya SMP 1 Wai Tenong, Kepala sekolah SMP 2 Wai Tenong, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Belalau, Kepala Sekolah SMP Sekuting Terpadu. “Kalo Kepsek SMPN 1 Liwa Budiyanto SK pengunduran diri nya sudah keluar dan di gantikan oleh pak Hapzon dari SMP Negeri 3 Balik Bukit. Tetapi masih tarik ulur gitu,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Lampung Barat Bulki. Spd, MM, belum bemberikan konfirmasi resmi terkait kabar pengunduran diri beberapa kepala sekolah di Kabupaten Lampung Barat itu. Sinarlampung.co masih terus melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Lampung Barat. (Red)