
Pesawaran (SL)-Setelah viral di protes warga di media sosial, soal jalan rusak dengan menanam pohon pisang di tengah Jalan Provinsi di Desa Pampangan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas PU memperbaiki jalan tersebut, sementara dengan menutup lubang menggunakan sabes, Rabu 5 Mei 2021.

Pelaksana dan pengawas dari Dinas PU Provinsi Lampung Edi didamingi rekannya Jul menyebutkan pekerjaan itu menyikapi atas protesnya masyarakat setempat dengan menanami pohon pisang di jalan yang berlubang. “Kini sudah di sikapi dengan penanggulangan sementara dengan minimbung menggunakan sabes “A”. Ini kita kerjakan bersifat penanggulangan saja dengan menimbun mengunakan sabes.A,” kata Edi.
Menurut Edi, juga di dampingi Amin, Kabid Penyehatan Lingkungan Dinas PU Perkim Kabupaten Pesawaran perbaikan lanjutan akan dilakukan nanti usai lebaran. “Tadi kita ama bang Amin sudah melakukan survey lokasi ternyata di sana ada siring dan gorong-gorong yang menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan ini . mungkin genangan air selain dari hujan juga luapan dari siring tersebut,” kata Edi.
Sebelumnya ramai diberitakan warga resah dan terganggu atas rusaknya jalan tersebut. Jalan Rusak sepanjang lebih kurang seratus meter di Desa Pampangan perbatasan dengan Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran itu di tanami pohon pisang oleh warga sebagai bentuk protes karna tak kunjung di perbaiki.
Pulung, warga desa Padang Ratu mengatakan bahwa jalan tersebut rusak parah lebih kurang seratus meter belum ada perbaikan dari pihak pemerintah, banyak korban berjatuhan akibat jalan rusak tersebut. “Akibat rusaknya jalan itu sering terjadi kecelakaan, kemarin aja ada ibu-ibu dua orang bawa motor terjatuh di situ bahkan terluka parah kakinya,“ kata Pulung.
Menurutnya, sering tenggah malam mereka di kagetkan dengan kecelakaan di tempat itu. Apalagi jika hujan, dan lubang tidak terlihat. Warga keluar rumah untuk membantu mengarahkan pengendara supaya tidak terjebak di lubang yang dalam itu. (red)