
Pesawaran (SL)-Dua warga desa kota Jawa kecamatan waykhilau terlibat duel maut di kebun, satu diantaranya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit, sementara lawannya dalamkondisi luka parah. Mereka adalah Nuryadin (55), dan Beramhar (60). Keduanya sama sama warga Desa Kota Jawa Waykhilau, yang hanya berbeda dusun. Kasusnya kini ditangaani Polsek Kedondong, Minggu 20 Desember 2020.
Informasi dilokasi kejadain sekitar pukul 14.30 wib, diketahui warga melihat Nuryadin keluar dari kebun dengan kondisi luka penuh darah. Warga mencoba memberikan pertolongan kepada Nuryadin dan beberapa warga mengecek ke dalam kebun dan melihat Beramhar tergeletak penuh luka bacokan.
Nuryadin di larikan ke RS Mitra Husada, sedangkan Beramhar di bawa Ke RSUD Pesawaran, dan dalam perjalanan menuju RSUD Pesawaran Beramhar tidak tertolong. Belum diketahui pasti pemicu kedua kakek itu terlibat pertikain dengan senjata tajm. Kabar lain menyebutkan, mereka berkelahi gara gara adu ayam peliharaan mereka.
Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar membenarkan peristiwa tersebut yang terjadi di sebuah kebun Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau. “Peristiwa itu terjadi, Minggu, 20 Desember 2020 sekira pukul 14.30 WIB,” ungkap Aris mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Senin, 21 Desember 2020.
Aris mengatakan, tidak ada yang melihat duel maut antara Beramhar dengan Nuryadin. “Sekitar pukul 14.30 WIB warga melihat Nuryadin ke luar dari kebun dengan kondisi luka penuh darah. Motifnya masih dalam penyelidikan, dan kasusnya ditangani Polsek Kedondong,” kata Aris. (Udin/red)