Bandar Lampung (SL)-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta seluruh pegawai Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi untuk meningkatkan disiplin kinerja, dan menghindari praktik praksik yang menjurus ke tindak pidan korupsi. Hal itu ditegaskan Arinal, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi di Jalan ZA. Pagaralam, Jumat 17 Januari 2020.
“Kita kerja baik-baik dan harus ada peningkatan kualitas, terutama tidak boleh ada tindak korupsi. Tidak boleh ada lagi tindak korupsi. Dan jangan mengambil keputusan di luar kewenangan yang diberikan kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi,” kata Arinal.
Arinal juga memerintahkan Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi segera melakukan upaya peningkatan Terminal Rajabasa menjadi sekelas Bandara Raden Intan II. Juga melakukan peningkatan akses jalan menuju destinasi wisata dan berperan dalam pembangunan Sport Center. “Segera bangun komunikasi dengan Hutama Karya agar di exit tol sudah mulai melakukan penanaman sejumlah komoditi unggulan,” tegas Arinal.
Menanggapi intruksi Gubernur, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Lampung Mulyadi Irsan mengaku siap mewujudkan misi atasannya dalam mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah.
“Ada 1.700 km jalan provinsi dengan total 99 ruas. Ini yang menjadi perhatian bagi kami, bagaimana 99 ruas nantinya mampu melayani kebutuhan masyarakat, terutama dalam mengangkat isu ekonomi dan isu strategis,” kata Mulyadi.
Menurut Mulyadi kunjungan Gubernur Arinal menjadi semangat dan komitmen kuat untuk dirinya dan jajaran. “Kami juga berupaya membangun kreasi, kreativitas dan inovasi, sehingga apa yang dilakukan dapat sesuai dengan harapan masyarakat dan Gubernur Lampung,” katanya. (red)