
Tulang Bawang Barat (SL)-Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pendidikan setempat menggelar kegiatan Coaching Clinic Nenemo. Kegiatan tersebut, dimaksudkan agar para siswa dan guru menjadikan olahraga sepakbola sebagai sarana membentuk karakter anak. Hal ini dilakukan dengan cara tertib dan menjaga kebersamaan saat berlatih dan bermain.
Mereka dilatih agar bermain secara kompak, dan sebagai sarana untuk bersikap tertib menuju kegiatan karakter. “Kita berupaya dinas pendidikan mencetak anak-anak berjiwa Nenemo melalui olahraga sepakbola dengan mengedepankan karakter,”ujarnya.
Dalam kegiatan Coaching Clinic Dinas Pendidikan lanjut dia, bekerjasama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Tubaba serta menggandeng Uni Papua sebagai mentor yang mendatangkan Dirinya meminta kegiatan ini harapkan mampu menerapkan pendidikan karakter anak-anak Tubaba melalui olahraga bisa lebih baik.
Dan harapan kami olahraga sepakbola bukan hanya menyalurkan hobi, tetapi dituntut untuk berprestasi, bisa membiayai hidup, bisa menjadi bisnis, dan olahraga yang bisa menjadi kebanggaan bangsa dan Kabupaten Tubaba,” ungkap Plt. Kadis Pendidikan Tubaba Budiman Jaya, kepada sinarlampung.com melalui Via WhatsApp. Sabtu (28/9/2019).
Kegiatan ini nantinya akan melatih kurang lebih 100 orag, 70 anak yang terdri dari 30 guru olahraga SMP dan SD yang dilatih kpada bgaimna pola sepakbola itu bukan hanya mencapai sebuah kemenangan, tapi bagaimna mereka di latih karakternya. Anak-anak nantinya dikenalkan bahwa mereka dalam bermain sepak bola itu menjaga bagaimana mereka tertib menjaga ligkungan, tidak membuang sampah baik bekas botol minuman, ataupun plastik.
Kemudian mereka juga dilatih bagaimna kebersamaan kekompakan dalam tim tidak membedakan suku, agama dan ras. “Jadi mereka dilatih menjadi insan yang kompak. “Dan clinik ini bukan berarti pemda Tubaba ingin membuat sebuah tim sepak bola tapi bagaimna menjadikan sepak bola itu sebgai sebuah sarana untuk mnciptkan karakter, mendidik anak-anak agar mereka mempunyai kecintaan di olahrga sepak bola. Jadi sekali lagi bukannya pemda ingin mmbntuk sebuah tim sepak bola di tingkat SD dan SMP.
Dan harapannya dengan Coaching Clinic Nenemo dikemudian hari setiap guru di sekolah-skolah SD dan SMP bisa menerapkan pola pendidikan karakter melalui kegiatan latihan sepakbola di seluruh sekolah. “Jadi kita tetap mengedapankan Nemen, Nedes, Nerimo sederhana setara dan lestari kita kembangkan untuk Tubaba yang lebih baik lagi kedepan untuk dinas pendidikan ke depan mnciptkan anak-anak didik kita yang berkarakter dan berjiwa NeNeMo. (Robert)