
Banten (SL)-Keenam Tenaga Kerja Sukarela (TKS) siluman di sekretariat Banten yang heboh jadi perbincangan beberapa kalangan terjawab sudah. Kasubag Fraksi dan Aspirasi Masyarakat sekretariat DPRD Banten, Sunjana menerangkan bahwa keenam TKS itu memang ada, dan bukan siluman.
Baca :http://Heboh “TKS Siluman” di Sekretariat DPRD Banten
“Iya ada enam TKS, dan bukna siluman,” kata Sunjana, di ruang kerjanya pada sinarlampung.com, Jum’at (27/09/2019). Sunjana menjelaskan bahwa keenam TKS tersebut merupakan bawaan para anggota dewan. “Mungkin saja mereka adalah tim suksesnya atau keluarganya. Namanya juga politik. Mereka kebetulan bawahan saya. Karena saya kasubag fraksi dan aspirasi masyarakat, dimana keenam TKS itu di perbantukan di fraksi,” katanya.
Di terangkan Sunjana, bahwa itu sah-sah saja bagi mereka yang ada di dewan. Karena mereka (TKS-red) tidak menuntut gaji atau meminta SK. Salary untuk keenam TKS dihasilkan dari iuran fraksi. “Gaji keenam TKS itu kemungkinan besar dari iuran fraksi itu. Mereka bekerja sukarela, tidak ada SK,” katanya.
“Jadi kami anggap tidak ada yang di rugikan, karena tidak mengurangi APBD. Lagipula anggaran juga sudah di tutup. Kalaupun di tahun 2020 nanti mereka meminta gaji dan SK, saya tidak tahu. Silakan teman-teman wartawan pantau dan cek saja ke KTU. Kalau ada penambahan TKS lagi, ya berarti ada TKS baru,” kata Sunjana pada sinarlampung.com
Terkait keberadaan keenam TKS di fraksi, Sunjana mengatakan bahwa dirinya sudah berkoordinasi ke kasubag TU dan Kepegawaian Emboy Iskandar. “Saya sudah berkoordinasi dengan beliau. Lha kenapa Pak Emboy bilang tidak tahu, kan sudah pernah saya laporkan sesuai dengan tupoksinya,” terang Sunjana dengan lantang.
Diberitakan sebelumnya, bahwa masyarakat Banten di ramaikan dengan adanya penerimaan enam orang TKS di sekretariat DPRD Propinsi Banten. Sementara, gubernur Banten telah mengeluarkan edaran bahwa OPD tidak di perbolehkan menerima TKS, dikarenakan tidak ada anggaran untuk hal tersebut. (suryadi)