
Lampung Utara (SL)-Bupati Lampung Utara, diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Kabupaten Lampung Utara, Toto Sumedi, S. Sos, M.M., menghadiri Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Reguler Tahap II Tahun Anggaran 2019 Kabupaten Lampung Utara, di Gedung Serba Guna (GSG) Islamic Center Kotabumi. Senin (03/09/2019).
Hadir satuan non vertikal tertentu penyediaan perumahan Provinsi Lampung, PPK Rumah Swadaya, Kepala Urusan Teknik beserta jajaran, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, para Camat, para Pimpinan Perbankan, serta para penerima BSPS.
Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lampung Utara, D. Adrian Nadirsyah, ST.,M.T melaporkan Program Bantuan BSPS ini terlaksana sebagai upaya untuk mewujudkan visi Kabupaten Lampug Utara tahun 2014-2019, khususnya pada misi ketiga yang menajdi salah satu tugas Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukinan. Tujuan kegiatan tersebut adalah terbangunnya rumah-rumah yang layak huni, bersih, sehat, serasi, teratur serta berkelanjutan bagi seluruh rakyat Lampung Utara.
“Total pembagian bantuan pembangunan fisik Program BSPS lanjutan Tahun 2019 sebanyak 300 unit Rumah, untuk 15 Desa dan Kelurahan yang disebar dibeberapa kecamatan dengan nilai bantuan perkeluarga sebesar Rp. 17.500.000 untuk peningkatan kualitas rumah,” kata Adrian, Selasa, (3/9/2019).
Satuan non vertikal tertentu penyedia Perumahan Provinsi Lampung PPK rumah swadaya, M. Sahwidin Ridho, S.T., mengatakan, sasaran penerima bantuan adalah yang berpenghasilan rendah dan berharap program BSPS dapat dipertahankan dan selalu mendapat dukungan dari segala pihak. “Alhamdilillah program ini di Lampung Utara sudah sukses,” ungkapnya.
Penyerahan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Reguler tahap II Tahun Anggaran 2019 di Kabupaten Lampung Utara kepada 300 penerima bantuan dengan jumlah bantuan Rp. 17.500.000 per kepala keluarga oleh Asisten II Bidang Ekonomi pembangunan dan Kesra Kabupaten Lampung Utara.
Dalam sambutan Bupati Lampura, yang disampaikan Asisten II Toto Sumedi, menjelaskan, keberadaan rumah yang layak huni telah menjadi salah satu kebutuhan bagi masyarakat.
“Dengan rumah layak dan sehat tentu akan menghasilkan aktivitas yang positif dan produktif. Sedangkan rumah yang tidak layak huni akan dapat menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Menurutnya, melalui program BSPS ini tentu berdampak signifikan terhadap penanggulangan kemiskinan karena dengan adanya program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) akan dapat meringankan beban masyarakat terhadap kebutuhan lainnya juga dapat terpenuhi.
“Saya sangat optimis jika Program BSPS ini kita laksanakan secara benar dan sungguh-sungguh, maka akan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan,” pungkasnya. (ardi)