
Lampung Utara (SL)-Tabung gas LPG isi ulang 3 Kg atau populer dengan sebutan tabung melon kembali sulit ditemukan di seputaran pasar di Kotabumi, Lampung Utara. Sulitnya mendapatkan isi ulang tabung gas melon terpantau langka sejak Minggu kemarin, (30/6/2019).
Hal ini dikeluhkan salah seorang konsumen, Maryana, warga Kelurahan Tanjungaman, Kecamatan Kotabumi Selatan, kabupaten setempat, saat ditemui di salah satu pangkalan penjualan tabung gas di bilangan Kotabumi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Senin, (1/7/2019), tabung LPG bobot 3 Kg jarang ditemui ditingkat pengecer. Bila pun ada, harganya mencapai Rp 27.000/tabung – Rp 30.000/tabung. Sementara kuota ataupun jatah yang seharusnya disalurkan tidak ada perubahan.
“Ini sudah satu hingga dua pekan tidak masuk, memang masuknya juga sudah jatah. Meski begitu jumlahnya masih jauh dari kebutuhan,” kata Pakis, salah seorang pedagang pengecer di wilayah Kotabumi.
Begitupun penuturan pedagang lainnya, yang kebetulan masih memiliki stok di penjualan. Menurutnya, LPG 3 kg didapat dari pedagang pengecer di sekitar tempat tinggalnya. Sehingga harus menaikkan harga dari seharusnya yang ditetapkan pemerintah, khususnya di Provinsi Lampung.
“Kalo di tempat kita masih dijual dengan harga Rp 27.000/tabung. Tapi kalau ditempat lain bisa sampai Rp 30.000/tabung, kita cari ujung kecil-kecilan aja, mas. Lumayanlah dapat-dapat Rp 2.000/tabung,” tambah pedagang lainnya.
Sementara itu, Perwakilan DPD Hiswana Migas Provinsi Lampung, Prayoga, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kejadian itu kepada pihak Pertamina. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada perubahan alokasi untuk tabung subsidi 3 kg tersebut. Dan saat ini distribusi masih dalam keadaan normal.
“Ya nanti akan saya tanyakan dengan distributor lain, tapi sepengatahuan kami, distribusinya masih normal serta tidak ada perubahan alokasi. Dan untuk harga sendiri sesuai HET, yakni Rp 16.500/tabung,” jelas Prayoga. (ardi)