
Banten (SL)-Walikota Kota Serang Banten H. Syafrudin akan membenahi Kota Serang sesuai amanah masyarakat Kota Serang yang telah memilihnya menjadi walikota Serang masa bhakti 2018-2023. Komitmen itu karena merasa dirinya terpilih mutlak bukan karena uang. Dan harus hati-hati menjalankan amanah masyarakat yang ingin ada perubahan di Kota Serang,

“Saya ini menjadi walikota Serang karena amanah dari masyarakat kota serang. Sebab saya tahu betul, masyarakat kota serang memilih saya mutlak bukan karena uang. Disinilah saya harus hati-hati menjalankan amanah dari masyarakat kota serang ini,” kata H. Syafrudin, kepada sinarlampung.com diruang kerjanya, Jum’at (5/4).
Karena, kata Syafrudin, masyarakat Kota Serang ingin ada perubahan yang baik di Kota Serang. Perubahan baik infrastruktur, kesehatan dan lainnya. :Jikalau saya tidak dengan benar menjalankan amanah masyarakat ini, saya bisa berdosa,” ujar Syafrudin.
Syafrudin menyatakan dirinya akan menata dengan baik Kota serang ini, meski dengan anggaran yang minim, “Saya akan tata Kota serang dengan baik. Tergantung bagaimana yang memimpinnya. Kalau terkait anggaran, kita punya propinsi, punya pusat, karena kalau mengandalkan APBD kota serang ya jauhlah,” katanya.
Jadi program itulah nantinya akan dijadikan acuan, “Provinsi bantu kita ratusan miliar dan juga pusat, tergantung bagaimana pemimpinnya. Nantinya perwancanaan itulah yang akan menjadi dasar pemerintah Propinsi danPusat,” kata Syafrudin.
Dijelaskannya Syafrudin, saat ini pihaknya sedang menata pasar lama dengan menggunakan dana APBD Kota Serang, “Karena kecil maka kita pakai dana APBD Kota Serang. Nantinya para pedagang kita relokasi dengan tempat yang sudah kita sediakan. Pasar lama itu sudah dari dulu begitu, makanya kita akan atur dan kita tata, agar jalan bersih,” katanya.
Penataan pasar peting, agar pedagang berjualan dengan nyaman. Dan agar pedagang tidak merasa terusik saat perbaikan, akan dilakukan relokasi dulu. “Kita siapkan dulu tempatnya, kita tidak bisa merelokasi pedagang, tetapi tempatnya belum ada. Kasian sama pedagang yang nota bene masyarakat kota serang,” ujarnya.
Sementara ini, katanya, semua pedagang berada di jalan. Nantinya akan kita relokasi ke gedung yang dibuat, “Jadi tidak ada lagi pedagang seperti depan ruko-ruko sekarang ini,” kata H. Syafrudin kepada sinarlampung.com. (ahmad suryadi)