
Bandar Lampung (Sl)-Mahasiswa ITERA, Tyas Sancana Ramadhan (21), warga Jalan Raden Saleh, Way Huwi, Lampung Selatan, yang nekad mengakhirnya hidupnya dengan menjatuhkan diri dari lantai lima Transmart Lampung ketinggian 40 meter, diduga akibat prustasi putus hubungan dengan pacarnya, yang masuk Polisi Wanita (Polwan).
Dilangsirr radarlampung.co.id, hal itu di ungkapkan Djino (70), kerabat Tyas, yang menyatakan bahwa Tyas merupakan pribadi yang pendiam dan pernah patah hati. “Kesehariannya korban ini pendiam dan juga enggak banyak bicara kalau dari pergaulannya,” ujar warga Jati Agung, Lampung Selatan, Jumat (22/2) malam.
Pemuda Bunuh Diri di Transmart itu Bernama Tyas Sancana Ramadan IG : @tyassancanaramadan
Djino menuturkan, keluarga baru mendapat kabar terkait meninggalnya Tyas dari beberapa temannya. Tyas juga merupakan anak berprestasi di pendidikan. “Kalau di sekolah dia ini orangnya cerdas dan baik. Sebenarnya jarang ketemu tetapi memang anaknya pendiam. Kabarnya berangkat ke kampus jam setengah sepuluh, pamitan,” ungkapnya.
Lalu setelah itu korban pun tidak ada kabar lagi. “Ya namanya juga anak muda jadi menurut keluarga main ke rumah temannya,” ungkap Djino. Menurut Djino memang Tyas pernah mengalami patah hati dikarenakan putus dengan pacarnya. “Kalau penjelasan dari orang tuanya memang putus cinta, dan katanya ceweknya diterima polwan itu kata bapaknya tadi,” katanya.
Itera Berduka
Sementara Kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera) membenarkan Tyas Sancana Ramadhan (21), korban bunuh diri di gedung Transmart Lampung, adalah mahasiswanya. “Kami mengonfirmasi bahwa benar korban yang lompat dari Transmart hari ini adalah Tyas Sancana Ramadhan, mahasiswa Teknik Geofisika Itera angkatan 2016. Saat ini sudah semester enam,” kata Humas Itera Elinda Sari, dilangsir tribunlampung.co.id, Jumat, 22 Februari 2019.
Elinda menambahkan bahwa korban dilarikan ke RSUAM setelah melompat dari gedung Transmart Lampung. Korban sempat dibawa ke RSU Abdul Moeloek. Namun, meninggal dunia. “Kami dan sejumlah dosen dan manajemen Itera langsung menuju RSUAM untuk menyampaikan duka cita kepada pihak keluarga korban. Dan turut mendampingi keluarga di RSU Abdul Moeloek. Segenap sivitas akademika Itera turut berduka atas kejadian ini. Semoga almarhum diterima di sisi Allah dan diampuni segala dosanya. Aamiin,” tambah Elinda.
Jarang Kuliah
Sementara Yoga, salah satu rekan korban, membenarkan bahwa Tyas adalah mahasiswa Itera. Tyas tercatat sebagai mahasiswa prodi Geofisika Itera semester enam. “Dia alumni SMAN 5 Bandar Lampung, dan sekarang mahasiswa Itera,” ungkap Yoga yang mengaku kali terakhir bertemu korban di kampus seminggu lalu. “Saya ketemu seminggu lalu. dan memang sepertinya sejak semester ini korban jarang masuk kuliah,” katanya.
Informasi lain menyebutkan, Tyas Sancana Ramadhan datang ke Transmart Lampung mengendarai sepeda motor. Ia mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU 150 warna hitam merah bernopol BE 4729 VP. “Iya dia ke sini bawa motor. Itu motor Satria,” kata Fauziah, Jumat (22/2/2019) dilansir Tribun Lampung. (net)