
Deli Serdang (SL)-Bunga (12) menjadi korban pemerkosaan oleh adik ibu tirinya. Agus alias Bagong, tega merudakpaksa Bunga, saat neneknya tidak dirumah, sementara ibu kandungan telah tiada. Korban selama ini tinggal dengan ibu tiri dan neneknya, sementara ayahnya merantau di Aceh. Pelaku tinggal bersebelah rumah, di bilangan Kecamatan Percut Sei Tuan.
Kejadian saat Bunga pulang dari sekolah yang tak jauh dari tempat tinggalnya di Desa Bandar Kliipa, Kecamatan Percut Sei Tuan, 12 Februari 2019 lalu. Sesampainya dirumahnya korban bertemu dengan pelaku yang tinggal bersebelahan dengan tempat tinggalnya bersama neneknya R ( 53).
Saat itu Bagong menyuruh bunga untuk membeli rokok, karena Bunga masih berpakaian lengkap sekolah, Bunya mengatakan pada pamannya itu untuk mengganti pakaian sejenak. Namun hal itu di tolak oleh pelaku dan langsung menyuruh Bunga untuk duduk di kursi sofa.
Tiba tiba Bagong marah marah dan menuding Bunga telah mengabarkan dirinya atas pencurian sepeda motor milik tetangganya. Takut karena di tuduh oleh Bagong, Bungapun tak menolak disuruh masuk ke kamar, karena suasana lagi sepi dan tidak ada seorang, akhirnya Bagong memperkosa Bunga.
Ayah Bunga yang berinisial A (32) mengatakan bahwa anaknya itu adalah anak kandungnya dari istrinya yang pertama yang telah meninggal dunia dan ia telah menikah lagi dengan D (30) dan saat kejadian sedang bekerja di Aceh. ”Saat kejadian aku merantau ke Aceh bang, makanya putriku itu tinggal sama neneknya,” katanya.
Kejadian ini awalnya pada saat anak pertamanya itu baru pulang sekolah terus disuruh sama si Bagong beli rokok, “Karena anak ku masih pakaian sekolah terus dia bilang ma Bagong agar mengganti pakaian dulu. Namun si Bagong malah menyuruh anak ku itu duduk di sofa dan menuduhnya telah mengatakan pelaku melakukan pencurian sepeda motor tetangga dan mengadukannya pada mamak si Bagong ,” ucap pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini.
Lalu Bagong, menyuruh korban masuk ke kamarnya dengan alasan untuk menemui ibunya si Bagong, “Padahal ibunya itu tak ada di kamar. Pas didalam kamar itulah si Bagong memperkosa anak ku,” pungkasnya.
A juga mengatakan bahwa pada saat kejadian si Bagong menegang clurit untuk menakut-nakuti anaknya itu agar menuruti nafsu bejatnya. Usai kejadian Bungapun berlari sambil menangis kesakitan mencari neneknya yang sedang berada di rumah tetangganya untuk membantu memasak karena akan mengadakan pesta pernikahan.
Namun saat itu ia bertemu dengan ibu Bagong yang langsung memanggil neneknya dari dalam dapur rumah tetangganya itu. Saat ketemu neneknya itulah Bunga menceritakan kejadian yang menimpanya pada neneknya dan neneknya langsung menelpon dirinya yang tengah berada di Sabang.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri saat di konfirmasi via telepon membenarkan kejadian ini. ” Benar bang, pihak keluarga ada membuat laporan pada kami dengan nomor STTPL /436/K/II/2019 / SPKT Percut kami sudah memeriksa saksi-saksi dan barang bukti lainya dan segera kami tangkap pelakunya,” pungkas Kompol Faidil Zikri. (metrorakyat.com)