
Pringsewu, (SL)-Sekertaris Desa (Sekdes) Pekon Kamilin, Kecamatan Pagekaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Sanuri menjadi korban penganiaya dua pria, saat perjalanan pulang dari berkebun. Salah satu pelaku diduga juga masih aparat Pekon, dibagian Badan Himpunan Pemekonan (BHP). Sabtu (29/12). Belum diketahui pemicu pengeroyokan, kasus di laporkan ke Polres Tanggamus.
Informaasi yang dihimpun di Pekon Kamilin menyebutkan, saat itu Sanuri dalam perjalanan pulang dari berkebun. Tiba tiba korban dihentikan dua orang, keduanya yang diketahui inisial HY dan AB. HY merupakan anggota Badan Himpun Pemekonan (BHP) Pekon Kamilin.
Saat Korban berhenti, tiba tiba langsung diserang oleh kedua pelaku, korban menghindar sebisanya. Akibatnya korban mengalami luka lebam dan benjol dibagian kepada dan wajahnya. Korban berhasil kabur menyelamatkan diri dan kendaraannya ditinggal dilokasi kejadian. Merasa terancam dan mengalami luka luka korban langsung melakukan visum dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pagelaran, Polres Tanggamus.
Andri, anak korban pengeroyokan, melalui pesan watshap, mengatakan dia tidak mengetahui pasti duduk permasalahan pengeroyokan tersebut. “Te nyaho puguh, Kami ker ngala golok ka Kamilin, cuma aya budak dua doang ditanjakan. Trus dihaloken anjing ku urang. Laju si Baim nimpug pake batu kena urang. Trus bablas balik meren eta budak dua ka simpang nyaho kamana. (Bahasa Sunda Red, Tidak tahu juga, kami baru usai ambil golok. Cuma memang ada dua orang ditanjakan. Mereka saya teriakin anjing. Si Baim melempar saya dengan batu. Lalu saya balik lagi, mereka sudah tidak ada, entah pergi kemana.” ucapnya.
“Te kebel om Dian nyiaran ka imah sigondrong. Cuma eweh barudak dua eta. Ges mabur kmana boa. (Tidak kebal om, Saya mencari mereka kerumah si gondrong. Tapi mereka tidak ada, sudah terbang kemana mereka),” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dilakukan pemeriksaan oleh anggota Kepolisian Polsek Pagelaran. (Wisnu)