
Tulangbawang Barat, sinarlampung.co – Roda Pemerintahan Tiyuh (Desa) Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terancam lumpuh total. Hal ini dipicu oleh sikap Kepalo Tiyuh setempat, Salim, yang dikabarkan sudah tidak aktif ngantor dan ‘menghilang’ dari lingkungan sejak lama.
Dampak dari tidak hadirnya pimpinan tertinggi tiyuh tersebut membuat penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) hingga kini mandek. Akibatnya, pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama maupun tahap kedua tidak dapat diproses.
Kondisi ini berpotensi membekukan operasional pelayanan publik, gaji aparatur tiyuh, hingga program-program pembangunan desa yang mendesak untuk masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, indikasi tidak aktifnya Kepalo Tiyuh Candra Jaya telah menjadi perhatian serius dari aparat pengawas internal. Bahkan, jajaran Inspektorat Kabupaten Tubaba yang dijadwalkan turun melakukan pengawasan dan monitoring (monev) mengaku belum berhasil menemui Salim.
Seorang kepalo tiyuh sejawat di Kecamatan Tulang Bawang Tengah membenarkan bahwa Salim sudah sekian lama absen dalam berbagai agenda serta forum resmi tingkat kecamatan.
“Sudah lama saya tidak melihatnya. Dalam rapat atau kegiatan para kepalo tiyuh pun beliau tidak pernah hadir. Bahkan sejak Lebaran lalu tidak kelihatan. Saya sudah beberapa kali mencoba mendatangi rumahnya, tapi tidak pernah ada,” ungkapnya, Kamis 23 Juli 2026.
Penelusuran lebih lanjut di pemukiman warga makin memperkuat sinyal menghilangnya sang pimpinan tiyuh. Menurut keterangan tetangga sekitar, Salim beserta keluarganya disinyalir sudah tidak berada di kediamannya sejak beberapa bulan terakhir. “Pak Salim sudah tidak kelihatan di rumah hampir satu tahun. Satu keluarga tidak ada di tempat,” ujar salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Ketidakhadiran sosok kepalo tiyuh—yang nota bene merupakan pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan dan penanggung jawab utama pemerintahan tiyuh—membuat masyarakat resah. Tanpa APBT yang disahkan, administrasi dan pelayanan mendasar bagi warga Candra Jaya dipastikan terbengkalai.
Atas polemik ini, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) serta Inspektorat untuk segera memanggil atau menunjuk Pejabat Sementara (Pj) guna menyelamatkan roda pemerintahan tiyuh.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepalo Tiyuh Candra Jaya, Salim, belum dapat dihubungi maupun ditemui untuk dimintai klarifikasi atas keberadaan dan ketidakaktifannya dalam menjalankan roda pemerintahan. (Red)