
BANDAR LAMPUNG, sinarlampung.co– Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa, 31 Maret 2026, kembali menyebabkan sejumlah ruas jalan utama tergenang air. Luapan air yang tidak tertampung drainase memaksa para pengendara ekstra waspada dan mengantre panjang guna menghindari kendaraan mogok.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan pihaknya terus berupaya maksimal melakukan penanganan di titik-titik rawan luapan air agar genangan di jalan raya segera teratasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat tiga titik utama yang mengalami genangan cukup parah hingga menyerupai aliran sungai:
Jalan Soekarno-Hatta (Jalinsum): Genangan terpantau di dekat tanjakan PJR Km 8, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang. Kendaraan dari arah Tanjung Karang menuju Bakauheni maupun sebaliknya harus melambat, memicu antrean panjang.
Kawasan Negeri Olok Gading: Air meluap di area belakang Perumahan Citra Garden, Kecamatan Telukbetung Barat. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga sekitar.
Jalan Yos Sudarso: Titik banjir muncul di depan Hotel Sahid hingga SPBU Kuala, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras. Ketinggian air di lokasi ini cukup menyulitkan kendaraan roda dua.
Fenomena ini menambah daftar panjang titik rawan banjir di Kota Tapis Berseri. Sebelumnya, BPBD Provinsi Lampung mencatat bahwa pada awal Maret lalu, hampir seluruh kecamatan di Bandar Lampung terdampak genangan.
Sekretaris BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa pada puncaknya, Jumat (6/3/2026), terdapat sedikitnya 37 titik banjir yang tersebar di berbagai wilayah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (Red)