
Kota Metro, sinarlampung.co – Kecewa karena akses jalan tak kunjung mendapat perhatian pemerintah, warga RT 27 Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, bahu-membahu melakukan aksi gotong royong memperbaiki Jalan Buway Unyi, Minggu 29 Maret 2026.
Warga berinisiatif menimbun jalan yang berlubang menggunakan material sabes (batu sirtu) agar akses jalan tersebut tidak lagi berubah menjadi “kubangan kerbau” saat hujan turun.
Didik (50), salah satu warga yang ikut terjun dalam aksi tersebut, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan dan menjadi momok bagi masyarakat yang melintas.
”Kami memperbaiki jalan ini agar tidak menjadi kubangan saat hujan. Kalau hanya mengandalkan pemerintah daerah, kami tidak tahu kapan jalan ini akan tersentuh perbaikan,”ujar Didik kepada awak media di lokasi, Minggu 29 Maret 2026.
Lebih lanjut, Didik menjelaskan bahwa seluruh biaya pengadaan material murni berasal dari kantong pribadi warga melalui sistem swadaya.
“Masyarakat di RT 27 rela merogoh kocek sendiri untuk membeli sabes. Ini demi kenyamanan bersama karena jalan yang rusak ini sangat mengganggu aktivitas warga,” paparnya.
Senada dengan Didik, Komarudin, warga lainnya, menyebutkan bahwa aksi gotong royong ini dikomandoi langsung oleh Ketua RT setempat, Suwandi.
Menurutnya, kerukunan warga RT 27 dalam memperbaiki infrastruktur secara mandiri sudah dilakukan di beberapa titik lainnya.
”Bersama Pak RT Suwandi, kami terus memperbaiki jalan yang rusak di lingkungan kami. Selain penimbunan, ada juga beberapa titik yang kami tambal sulam dengan pengecoran menggunakan dana swadaya,”ungkap Komarudin.
Ia menambahkan, selain Jalan Buway Unyi, beberapa ruas jalan lain di lingkungan tersebut juga telah diperbaiki secara mandiri oleh warga, di antaranya Jalan Buway Subing dan Jalan Buway Pernong. (Tabrani)