
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Menjelang akhir bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, SMK Muhammadiyah Way Sulan (SMK Mulan) yang berlokasi di Desa Talang Way Sulan, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar acara tahunan bertajuk “Malam Puncak Ramadhan Bersama Mulan Jilid V” pada hari Sabtu (14/3/2026). Acara yang digelar di halaman sekolah ini dirancang sebagai wadah silaturahmi sekaligus upaya pemaknaan mendalam terhadap nilai-nilai bulan suci Ramadhan.
Acara buka bersama yang penuh kehangatan, dihadiri oleh seluruh dewan guru dan siswa-siswi SMK Mulan, serta pengurus Muhammadiyah Cabang Way Sulan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tausiah yang menghadirkan narasumber istimewa, Prof. DR. H. Muhammad Fuad, M.Hum., yang menjabat sebagai Ketua Majelis Dikdasmen PNF sekaligus Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah bagi SMK Mulan, mengingat ini adalah pertama kalinya beliau hadir secara langsung untuk memberikan materi di sekolah tersebut. Dalam paparannya, Prof. Fuad menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam dunia pendidikan yang menjadi pijakan utama pembangunan karakter bangsa.
Kepala Sekolah SMK Mulan, Dedi Tri Dasa, SH., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran narasumber serta seluruh undangan. “Alhamdulillah, pada hari yang penuh berkah ini, kita mendapatkan kehormatan kedatangan tamu istimewa dari pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung. Ini merupakan momen bersejarah karena pertama kalinya beliau dan tim hadir secara langsung di SMK Mulan,” ujar Dedi.
Selain sebagai ajang keagamaan, acara ini juga menjadi momen untuk menyampaikan komitmen dan visi sekolah bagi kemajuan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah. Dedi menjelaskan bahwa setiap tahun SMK Mulan mengalokasikan dana subsidi sebesar Rp 2 juta untuk mendukung kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah Way Sulan.
“Dukungan ini kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam memajukan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah kejuruan,” jelasnya.
Dedi juga memaparkan rencana besar SMK Mulan ke depan, yaitu pembangunan asrama siswa. Visi ini bertujuan untuk menampung calon peserta didik tidak hanya dari wilayah lokal Kabupaten Lampung Selatan, tetapi juga dari luar provinsi seperti Palembang dan Bengkulu. Target pembangunan asrama ini diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2027.
Tak hanya fokus pada fasilitas dan dukungan pendidikan, Dedi juga menyuarakan harapannya terkait kesejahteraan pendidik di lingkungan Muhammadiyah. “Salah satu hal yang saya sangat harapkan adalah terwujudnya kesetaraan gaji bagi seluruh guru di seluruh jenjang pendidikan Muhammadiyah, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMK. Semua pendidik berperan penting dalam mencetak generasi berkualitas, sehingga layak mendapatkan penghargaan yang setara,” tegasnya.
Acara Malam Puncak Ramadhan Jilid V ini pun ditutup dengan harapan agar semangat kebersamaan dan nilai-nilai yang dibagikan dapat terus menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan dan kualitas kehidupan berbangsa. (Waluyo)