
TULANG BAWANG, sinarlampung.co – Dunia pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang tercoreng oleh beredarnya video berdurasi 49 detik yang memperlihatkan seorang oknum kepala sekolah asal Kecamatan Dente Teladas berinisial S, diduga tengah berpesta narkotika jenis sabu.
Dalam rekaman tersebut, S terlihat duduk di sebuah ruangan bersama seorang rekan. Ia tampak menghisap alat yang diduga bong (pipet), sementara rekannya menyalakan korek api untuk membakar alat tersebut.
Klarifikasi dan Dalih “Dijebak”
Saat memberikan klarifikasi di Kantor PWI Tulang Bawang pada Jumat (6/3/2026), S membenarkan bahwa pria berkaus hitam dalam video itu adalah dirinya. Namun, ia berdalih bahwa peristiwa itu merupakan kejadian lama yang berlokasi di Menggala.
S juga mengaku bahwa dirinya dijebak oleh orang-orang yang berada dalam video tersebut. “Saya dipanggil, disuruh masuk, lalu disuruh menghisap (sabu). Setelah itu saya keluar. Itu video lama,” dalih S.
Ancam Tuntut Wartawan
Suasana klarifikasi di Kantor PWI sempat memanas. Bukannya menunjukkan penyesalan, oknum kepala sekolah ini justru melontarkan ancaman kepada para jurnalis yang meliput kasus tersebut.
”Kalian naikkan (beritanya), awas. Saya tuntut kalian atas pencemaran nama baik,” tegas S dengan nada mengancam di hadapan wartawan.
Menanggapi tindakan tidak terpuji tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, M. Ami Ismed Iswandi Balau, menyatakan akan segera mengambil langkah tegas. Pihaknya berencana memanggil oknum yang bersangkutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
”Nanti akan kita panggil dulu yang bersangkutan untuk dikonfirmasi,” ujar Ami Balau singkat.
Sorotan Integritas Pendidik
Perilaku S dinilai sangat mencederai martabat dunia pendidikan di Bumi Sai Bumi Nengah Nyappur. Sebagai pendidik, S seharusnya menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat. Keterlibatannya dalam aktivitas narkoba dianggap bertentangan dengan nilai moral, integritas, dan tanggung jawab sosial dalam pembentukan karakter generasi muda. (Mardi)