
LAMPUNG TENGAH, sinarlampung.co-Duka mendalam menyelimuti Kampung Sendangagung, Kecamatan Sendangagung, Kabupaten Lampung Tengah. Dua siswi kelas I SD Negeri 4 Sendangagung ditemukan tewas setelah tenggelam di lubang galian pasir yang berada tak jauh dari kediaman mereka, Senin 26 Januari 2026 sore.
Kedua korban diidentifikasi bernama Helda (7) dan Putri (7). Jenazah kedua bocah malang tersebut telah dimakamkan oleh pihak keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Sendangagung.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan bahwa peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 11.00 WIB. Sepulang sekolah, Helda dan Putri bersama sejumlah rekannya bermain ke lokasi galian pasir di pinggir Sungai Sendangagung.
Setibanya di lokasi, kedua korban langsung menceburkan diri ke dalam air yang tampak tenang. Namun, diduga karena tidak bisa berenang dan tidak mengetahui kedalaman galian, keduanya langsung terseret ke dasar air. Teman-teman korban yang melihat kejadian tersebut panik dan segera berlari ke permukiman warga untuk meminta pertolongan.
Mendengar laporan tersebut, warga setempat langsung berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Dengan peralatan seadanya, sebagian warga menggunakan pelampung sederhana dan sebagian lainnya membuat rakit dari batang pisang untuk menyusuri galian yang diperkirakan memiliki kedalaman lebih dari empat meter.
Kondisi galian yang dalam dan luas membuat proses pencarian berlangsung cukup lama. Setelah sekitar lima jam dilakukan penyisiran, kedua korban akhirnya ditemukan di dasar galian. Namun, tim penyelamat warga memastikan kedua korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat dievakuasi.
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi warga terkait keberadaan galian pasir yang tidak berpagar atau tanpa pengamanan di sekitar wilayah permukiman. Hingga saat ini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait status perizinan dan keamanan lokasi galian tersebut. (Red)