
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Seorang oknum Komandan Rayon Militer (Danramil) di wilayah Lampung Timur Kapten Inf SGH, dilaporkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/3 Lampung atas dugaan tindak pidana perzinaan. Laporan tersebut dilayangkan oleh Rossy Aprian Malaka Aji (35), suami dari perempuan berinisial DPS yang diduga terlibat skandal tersebut.
Berdasarkan keterangan pelapor, dugaan perselingkuhan ini terjadi pada 27 Desember 2025 di sebuah rumah kontrakan di wilayah Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Rossy mengungkapkan bahwa kecurigaannya bermula dari informasi warga dan sebuah rekaman video yang menunjukkan istrinya sedang berduaan dengan pria lain di dalam sebuah kontrakan.
“Awalnya saya ditelepon seseorang yang memberi tahu bahwa istri saya sedang berada di kontrakan bersama pria lain. Tidak lama kemudian saya juga menerima rekaman video sebagai bukti,” ujar Rossy saat memberikan keterangan kepada awak media di Bandar Lampung.
Setibanya di lokasi untuk melakukan pengecekan, Rossy mendapati pintu kontrakan dalam posisi terkunci dari dalam. Setelah pintu dibuka, ia menemukan istrinya bersama oknum anggota TNI tersebut. “Kejadian ini benar-benar melukai harga diri saya sebagai suami,” tuturnya dengan nada kecewa.
Meski telah menunjukkan bukti rekaman video dan menghadirkan saksi, Rossy menyebut istrinya tetap tidak mengakui perbuatan tersebut. Hal inilah yang mendorongnya untuk mengambil langkah tegas dengan melaporkan perkara ini ke pihak berwajib.
Selain melapor ke Denpom Lampung untuk memproses oknum anggota TNI tersebut, Rossy juga melaporkan istrinya ke Polda Lampung terkait dugaan pelanggaran Pasal 284 KUHP tentang perzinaan. “Saya hanya ingin keadilan ditegakkan dan kebenaran dibuka seterang-terangnya. Saya berharap proses hukum berjalan objektif dan profesional tanpa ada pihak yang dilindungi,” tegas Rossy.
Hingga saat ini, pihak Denpom II/3 Lampung dilaporkan telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan awal. Tahapan yang sedang berjalan meliputi pengumpulan keterangan saksi-saksi serta pendalaman terhadap alat bukti video yang diserahkan oleh pelapor. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Kodim terkait maupun otoritas militer Lampung mengenai status jabatan oknum Danramil tersebut selama proses pemeriksaan berlangsung.
Terekam CCTV Saat Masuk Kamar
Kasus oknum Komandan Rayon Militer (Danramil) itu juga ramai diberitakan dan menjadi gunjingan warga di Lampung Timur. Bahkan terekam kamera CCTV memasuki sebuah kamar losmen bersama seorang wanita bersuami di Kecamatan Way Jepara, Sabtu, 27 Desember 2025.
Sang wanita diketahui merupakan istri sah dari RZ, seorang pendamping Koperasi Merah Putih. Selama menjalankan tugas pendampingan lapangan, Sementara si wanita memang diketahui tinggal sementara di losmen tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dan keterangan narasumber terpercaya, oknum Danramil SGH terlihat mendatangi penginapan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Rekaman CCTV menunjukkan perilaku SGH yang tampak tidak wajar bagi seorang perwira aktif.
“Sebelum masuk kamar, oknum tersebut tampak mengendap-endap sambil melihat ke kanan dan kiri, seolah memastikan tidak ada orang yang memperhatikan,” ujar narasumber yang identitasnya dirahasiakan kepada awak media, Senin 29 Desember 2025.
Pintu kamar tersebut diduga dibuka oleh si wanita dari dalam. SGH diketahui berada di dalam kamar selama lebih dari satu jam dan baru terlihat meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat dikonfirmasi pada 30 Desember 2025, SGH awalnya sempat membantah tuduhan tersebut. Namun, ia akhirnya mengakui keberadaannya di losmen Way Jepara pada waktu kejadian. Meski demikian, SG tidak memberikan penjelasan rinci mengenai agenda maupun aktivitas yang dilakukannya di dalam kamar bersama istri orang lain tersebut.
Kekecewaan mendalam disampaikan oleh pihak keluarga korban dan masyarakat sekitar. “Seharusnya aparat TNI hadir untuk menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada rakyat, termasuk pendamping program negara. Apa yang terjadi di dalam kamar hanya mereka yang tahu,” tambah narasumber tersebut. (Red)