
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung pada tahun 2025 berhasil menembus angka 73,98, naik signifikan sebesar 0,85 poin dibandingkan tahun 2024 (73,13). Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 1,16 persen, menjadikannya pertumbuhan tercepat dibandingkan rata-rata periode 2020-2024. Capaian ini menempatkan Lampung konsisten pada kategori IPM “Tinggi”.
Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menyatakan bahwa capaian 73,98 menunjukkan upaya pembangunan manusia di Lampung bergerak positif dan berkesinambungan.
“Tingkat pertumbuhan 1,16 persen pada 2025 ini tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan tahunan periode sebelumnya yang hanya 0,73 persen. Ini adalah bukti akselerasi pembangunan manusia di Provinsi Lampung, program peningkatan kualitas hidup berjalan efektif,” ujar Ahmadriswan dalam siaran pers, Rabu 5 November 2025.
Kenaikan IPM 2025 didorong oleh pertumbuhan positif di seluruh dimensi utamanya: kesehatan, pengetahuan, dan standar hidup layak. Ahmadriswan menyoroti dua dimensi yang memberikan kontribusi pertumbuhan paling substansial:
| Dimensi Pendorong | Indikator Kunci | Capaian 2025 | Pertumbuhan Tahunan |
| Pengetahuan | Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) | 8,61 tahun | Naik 2,99 persen |
| Standar Hidup Layak | Pengeluaran Riil Per Kapita | Rp11,68 juta | Naik 3,78 persen |
Keterangan Tambahan Dimensi Lain:
Umur Panjang & Hidup Sehat: Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir mencapai 74,71 tahun, naik 0,32 tahun (0,43%).
Pengetahuan (HLS): Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 12,79 tahun, naik 0,01 tahun (0,08%).
“Peningkatan paling substansial terlihat pada Rata-Rata Lama Sekolah dan Pengeluaran Riil Per Kapita. Ini membuktikan bahwa dimensi pengetahuan dan standar hidup masyarakat semakin membaik, menjadi pendorong utama kenaikan IPM Lampung kali ini,” jelas Ahmadriswan.
Secara spasial, BPS mencatat tidak ada perubahan status IPM di 15 kabupaten/kota di Lampung, dengan rincian 12 kabupaten berstatus Tinggi, 2 kota berstatus Sangat Tinggi, dan 1 kabupaten berstatus Sedang.
| Kategori | Wilayah | Capaian IPM |
| Tertinggi (Sangat Tinggi) | Kota Bandar Lampung | 81,26 |
| Terendah (Sedang) | Kabupaten Mesuji | 69,40 |
Meskipun pertumbuhan secara umum positif, terdapat variasi antar-daerah yaitu pertumbuhan tertinggi: Kabupaten Lampung Selatan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,32 persen. Kemudian pertumbuhan terendah kabupaten Tulang Bawang Barat mencatat kenaikan terendah sebesar 0,81 persen. (Red)