
Jakarta, sinarlampung.co – Pemerintah Provinsi Lampung memamerkan praktik dan inovasi manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Selasa (4/11/2025). Langkah ini jadi bagian dari komitmen memperkuat sistem SDM aparatur yang profesional, kompeten, dan berintegritas.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung dalam forum ekspose di Gedung BKN Jakarta. Ia menjelaskan, manajemen talenta bukan sekadar sistem administrasi, melainkan cara menempatkan ASN sesuai kompetensi dan potensi terbaiknya.
“Ekspos ini merupakan pelaksanaan amanat regulasi tentang ASN dan sistem merit. Kami berkomitmen menerapkannya secara menyeluruh di lingkungan Pemprov Lampung,” ujar Marindo.
Menurutnya, manajemen talenta akan menjadi instrumen penting untuk membangun birokrasi yang gesit dan berorientasi hasil. Pemprov Lampung juga tengah membangun database talenta ASN, melakukan pemetaan potensi pegawai, dan mengintegrasikannya dengan Sistem Informasi ASN Nasional.
Forum ini dihadiri pejabat tinggi BKN, antara lain Dr. Herman, M.Si selaku Deputi Bidang Penyelenggaraan Manajemen ASN, serta sejumlah direktur dan asesor SDM aparatur. Dari Pemprov Lampung hadir Asisten Administrasi Umum Sulpakar, Kepala BKD Rendi Riswandi, dan Sekwan Descatama Paksi Moeda.
Pemerintah pusat menegaskan, manajemen talenta adalah strategi nasional menuju Indonesia Emas 2045 untuk memastikan SDM unggul, sistem merit yang objektif, dan bebas intervensi politik maupun praktik KKN.
Langkah Lampung ini menjadi salah satu contoh daerah yang aktif mendorong transformasi birokrasi berbasis kompetensi, sekaligus menegaskan keseriusan Pemprov dalam menyiapkan aparatur yang siap bersaing di level nasional. (*)